RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Timnas Futsal Indonesia berpeluang mencatat sejarah baru di tingkat Asia di depan pendukung sendiri pada Sabtu malam (7/2). Pertama kali masuk ke babak final Piala Asia Futsal 2026, Indonesia bakal berhadapan dengan raksasa futsal Timur Tengah, yakni Timnas Futsal Iran
Timnas Indonesia berhasil memanfaatkan pelatihan dari Hector Souto serta status tuan rumah dengan ciamik. Berhasil menjuarai Grup A dan mengantar Korea Selatan berkemas-kemas lebih awal, skuad Garuda kemudian menundukkan Vietnam di perempat final. Pada semifinal Kamis lalu (5/7), meskipun sempat diseret ke perpanjangan waktu, Indonesia secara spektakuler berhasil mengalahkan Jepang.
Sementara itu, Iran yang berstatus juara bertahan sekaligus negara paling sukses langsung tampil dominan sejak hari pertama kompetisi. Setelah menjadi juara Grup D, mereka langsung menunfdukkan dua unggulan lain, yakni Uzbekistan dan Irak di perempat final dan semifinal.
Jika Iran berhasil menjuarai Piala Asia edisi tahun ini, total Iran bakar mengumpulkan 14 trofi kompetisi futsal tertinggi se-Asia tersebut. Sementara itu, Indonesia berpeluang membawa pulang trofi Piala Asia perdana mereka, sekaligus melengkapi prestasi juara SEA Games 2025 dan Piala AFF Fustal 2024 silam.
Selain itu, capaian masuk final juga menjadi catatan terbaik Timnas Futsal Indonesia sepanjang usia mereka, termasuk sejak Badan Futsal Nasional dibubarkan dan dipecah menjadi Federasi Futsal Indonesia pada 2014 silam. Sebelumnya, Indonesia paling jauh melangkah hingga perempat final pada Piala Asia Futsal 2022 di Kuwait, sementara pada edisi terakhir, yakni Piala Asia Futsal 2024 di Thailand, Indonesia gagal mengikuti kompetisi akibat tersisih lebih dini pada Piala AFF Futsal 2022.
Meskipun baru pertama kali masuk final, sebagai pelatih Garuda Hector Souto mengaku tetap tenang dan meminta anak-anak asuhnya bermain seperti biasa. Bahkan menurutnya, Iran yang harusnya lebih berkeringat menimbang mereka harus menjaga reputasi sebagai monster Asia.
“Bagaimana kami merasa tertekan jika ini pertama kalinya kami berada di final. Jika Iran memainkan 105 pertandingan AFC dan hanya kalah 4 kali, di mana tekanan kita? Terlebih mereka juara bertahan dan punya pemain yang berkarir di luar negeri," ujar Souto pada konferensi pers pra-pertandingan pada Jumat (6/2), sebagaimana dikutip dari laman resmi AFC.
Pelatih asal Spanyol tersebut hanya berharap para pemainnya beristirahat cukup, berhubung mereka harus jungkir balik melawan Jepang hingga perpanjangan waktu. “Yang terpenting skuad dalam keadaan bersemangat dan kompak, dan paham taktik,” tambahnya.
Sementara itu pelatih Iran, Vahid Shamsaee menolak meremehkan Indonesia meskipun berstatus sebagai juara bertahan. Terlebih Indonesia masih memiliki kekuatan ekstra berupa suporter tuan rumah.
“Di atas kertas tim seperti Jepang paling diunggulkan untuk masuk final, namun di atas lapangan banyak kejutan yang bisa diberikan, seperti yang ditunjukkan Indonesia. Ya beginilah serunay futsal, tak ada yang pasti,” ujar Vahid.
Kick off final Piala Asia Futsal 2026 bakal dilaksanakan di Indonesia Arena pada pukul 7 malam WIB. Link streaming pertandingan dapat diakses melalui link berikut:
(edo)
Editor : Yuan Edo Ramadhana