RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Belum juga MotoGP musim 2026 dimulai, bursa transfer untuk musim 2027 sudah mulai memanas lagi. Nampaknya bakal terjadi pergeseran signifikan di jajaran pembalap pabrikan dari ajang roda dua teratas tersebut.
Motorsport.com dan Crash.net menyebut ujung tombak Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo berniat untuk meninggalkan tim tersebut setelah berseragam biru sejak 2019 silam. Meskipun berhasil menjadi juara dunia sekali bersama pabrikan asal Jepang tersebut pada 2021, nampaknya Fabio sudah tidak ingin mengendarai motor Yamaha lagi.
Namun, Fabio nampaknya masih ingin menaiki motor asal Jepang, dengan dirinya dikabarkan bakal bergabung dengan Honda HRC Castrol mulai musim 2027. Kebetulan, kontrak kedua pembalap di tim tersebut, Luca Marini dan Joan Mir, sama-sama berakhir pada tahun ini.
Motorsport.com menduga, selain performa Yamaha yang kempos dua tahun belakangan, dirinya juga tidak lagi akrab dengan jajaran manajemen sepeninggal Lin Jarvis, yang keluar dari posisinya sebagai manajer tim pada 2024. Bahkan Fabio sendiri mengaku tidak akrab dengan penggantinya, Paolo Pavesio.
“Saya tidak sering ngobrol bersama Paolo, saya lebih mending ngobrol bersama para mekanik dan insinyur di garasi saya ketimbang dirinya,” ujar Quartararo pada Motorsport.com pada GP Australia tahun lalu.
Pun demikian, baik Honda maupun Yamaha belum mengkonfirmasi rumor tersebut. Manajer Quartararo, Tomas Maupant, membenarkan bahwa Quartararo punya niatan pindah, namun belum terbuka akan pindah ke mana. Yang jelas, Quartararo sudah keliling-keliling garasi sebelum dan saat tes pramusim MotoGP di Sepang hingga Rabu (28/1).
“Satu-satunya hal yang bisa saya konfirmasi adalah yang jelas ada diskusi dengan beberapa tim, salah satunya Honda. Tapi hingga saat ini belum ada tanda tangan," jelas Maupant kepada media asal Perancis, Canal+ pada hari yang sama.
Sepeninggal Quartararo jika memang dilepas ke Honda, Yamaha bisa jadi juga telah menyiapkan sosok pengganti dirinya untuk musim 2027. Yakni juara dunia MotoGP 2024, Jorge Martin yang saat ini masih terikat kontrak dengan Aprilia Racing.
Bukan rahasia umum lagi jika pembalap berjuluk Martinator tersebut ingin segera lari dari garasi Aprilia, menimbang drama tentang klausul kontraknya yang molor hingga jelang GP Republik Ceko. Martin hampir diancam diseret oleh Aprilia ke meja hijau pada momen tersebut, namun pada akhirnya kedua belah pihak sepakat untuk melanjutkan kerja sama sesuai kontrak yang berlaku.
Sebagai pengingat kembali, sejak hijrah dari Pramac Racing pada akhir musim 2024, Martin punya klausul kontrak yang menyebut dirinya boleh berpindah tim jika tidak puas dengan performa motor setelah tujuh balapan. Namun sepanjang 2025, Martin menghabiskan hampir satu musim di meja operasi dan rumah sendiri akibat cedera serius, termasuk saat ini, sehingga tidak ada waktu untuk evaluasi tersebut pada musim lalu.
Yang jelas, saat ini hanya ada tiga pembalap yang punya kepastian untuk musim 2027, yakni Johann Zarco yang tetap bersama LCR Honda, Diogo Moreira yang menggantikan Somkiat Chantra di LCR Honda mulai musim ini, dan Toprak Razgatlioglu yang hijrah dari World Superbike mulai musim ini. Mayoritas pembalap MotoGP saat ini, termasuk juara bertahan Marc Marquez, memiliki kontrak yang berakhir pada akhir tahun 2026. (edo)
Editor : Yuan Edo Ramadhana