Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

John Herdman Resmi Ditunjuk Sebagai Pelatih Anyar Timnas Indonesia: Kenyang Pengalaman di Kanada, Begini Profilnya

Yuan Edo Ramadhana • Sabtu, 3 Januari 2026 | 16:53 WIB
John Herdman semasa masih melatih Timnas Kanada (Dok. TSN)
John Herdman semasa masih melatih Timnas Kanada (Dok. TSN)

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Setelah cukup lama tanpa nahkoda, akhirnya Timnas Indonesia resmi memiliki pelatih baru. Sesuai spekulasi yang banyak beredar, John Herdman akhirnya ditunjuk sebagai nahkoda baru skuad Garuda senior dan U-23 pada Sabtu siang (3/1).

Herdman sendiri terkenal sebagai salah satu sosok yang berhasil membawa cabang olahraga sepak bola Kanada ke kancah internasional, baik di timnas putra maupun putri, serta mempopulerkan sepak bola di negeri tetangga Amerika Serikat tersebut. Meskipun belum menginjakkan kaki di Indonesia, PSSI telah meyakini kemampuan pria asal Inggris tersebut.

Agak berbeda dengan pelatih sepak bola pada umumnya, namun khas dengan pelatih di era modern, John memiliki latar belakang sebagai ilmuwan dan dosen ilmu olahraga. Usai berkuliah dan mengajar di Northumbria University, dirinya memulai karir kepelatihan dengan mendidik tim kelompok umur Sunderland pada 2001.

Pada 2006, Herdman mencoba tantangan baru dengan pindah ke Selandia Baru. Selain melatih timnas putri senior dan kelompok umur Negeri Kiwi, dirinya juga sesekali bermain sepak bola di tingkat amatir bersama klub Hibiscus Coast.

Selama bersama Selandia Baru, Herdman sukses mengantar timnas putri senior mereka ke Piala Dunia Putri 2007 dan 2011. Selain itu, timnas U-20 putri Selandia Baru lolos ke Piala Dunia U-20 Putri 2006, Olimpiade Beijing 2008, dan bahkan sukses memenangkan Piala Dunia U-20 Putri 2010.

Setelah menghabiskan lima tahun di ujung selatan dunia, berkat prestasi tersebut Herdman menerima pekerjaan sebagai pelatih timnas putri senior dan kelompok umur Kanada pada 2011. Karir Herdman makin moncer bersama Kanada, bahkan Herdman sampai turut dipercaya menangani timnas putra mereka mulai 2018.

Bersama timnas putri senior Kanada, Herdman sukses membawa Kanada lolos ke Piala Dunia Putri 2015. Sementara di tingkat kelompok umur, Herdman membawa oleh-oleh medali perunggu dari Olimpiade London 2012 dan Olimpiade Brazil 2016.

Bersama timnas putra Kanada, Herdman mengemban tugas tidak hanya merapikan timnas yang mirip kapal pecah, namun juga membawa Kanada ke Piala Dunia 2022. Beruntung, Herdman sukses membawa Canucks (julukan timnas Kanada) ke turnamen tersebut, dan mencatatkan rekor sebagai satu-satunya pelatih timnas Kanada yang sukses membawa timnas putra sekaligus putri ke Piala Dunia.

Usai kalah dari Amerika Serikat pada final CONCACAF Nations League 2023, Herdman memutuskan undur diri dan pindah ke level klub. Namun dirinya masih tetap berada di Kanada, karena dirinya menerima jabatan sebagai pelatih Toronto FC, yang bertarung di MLS (Liga Amerika Serikat).

Sayangnya, setelah gagal membawa Toronto FC ke babak playoff MLS Cup, Herman memutuskan unduru diri lagi. Setelahnya, Herdman sempat terseret kasus timnas putri Kanada sepanjang akhir 2024 hingga awal 2025.

Pada Olimpiade Paris 2024, pelatih timnas putri Kanada, Bev Priestman ketahuan memata-matai kegiatan latihan timnas putri Selandia Baru, sehingga dihukum pengurangan poin pada turnamen tersebut. Saat diperiksa usai Olimpiade, Priestman mengaku bahwa usaha mata-mata dengan drone tersebut sudah dilaksanakan sejak Herdman melaith timnas putri.

Namun karena tidak cukup barang bukti, serta sudah lama tidak terlibat dalam kegiatan timnas, akhirnya pada Maret 2025, Herdman hanya menerima teguran keras dari Canada Soccer selaku federasi sepak bola Kanada. “Saya menerima keputusan tersebut serta menganggap kasus tersebut selesai, dan saya tetap bangga akan prestasi saya bersama Timnas Kanada,” komentar Herdman usai menerima teguran sebagaimana dikutip dari TSN.

Sejak saat itu, menurut laporan TSN dan Sportsnet, Herdman memilih pulang ke Inggris dan melatih putrinya bermain sepak bola sambil membuka kursus kepelatihan. Namun jelang akhir 2025, Jamaika, Honduras dan Indonesia berebut jasa Herdman, hingga akhirnya Indonesia resmi mengontrak Herdman pada pergantian tahun 2026.

Herdman dijadwalkan akan menjalani debut bersama Timnas Indonesia pada FIFA Series 2026 Maret mendatang, dengan Indonesia bertindak sebagai salah satu tuan rumah turnamen persahabatan tersebut. Sementara program utama Herdman datang pada Piala AFF 2026 Juli mendatang, dengan tugas merebut kembali trofi tersebut setelah tersingkir lebih dini tahun ini. (edo)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#Herdman #mls #selandia baru #indonesia #kanada #Sepak Bola #Timnas Putra #Timnas Indonesia #FIFA series 2026 #olahraga #toronto fc #John Herdman #piala dunia #PSSI #garuda #Timnas Kanada #timnas putri