Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Padel Resmi Jadi Olahraga Baru di Asian Games 2026, Jalani Debut Bareng Kriket dan MMA

Yuan Edo Ramadhana • Rabu, 19 November 2025 | 23:14 WIB
(Dok. Red Bull)
(Dok. Red Bull)

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Setelah perlahan mulai dikenal sebagai olahraga santai di waktu senggang, akhirnya atlet olahraga padel punya wadah untuk membuktikan diri dalam kejuaraan tingkat atas. Komite Olimpiade Asia (OCA) mengumumkan ditambahkannya cabang olahraga (cabor) padel untuk Asian Games 2026 pada Selasa (19/11).

Kesepakatan tersebut diumumkan bersama Federasi Padel Internasional (FIP) di gedung pusat OCA di Kuwait. Pengumuman tersebut juga bertepatan dua minggu setelah penyelenggaraan Piala Dunia Padel edisi perdana di negara yang sama.

“Padel telah menunjukkan pertumbuhan dan semangat lintas benua yang luar biasa, dan menginspirasi banyak penggemar dan atlet. Masuknya padel dalam Asian Games mencerminkan komitmen kami untuk menerima olahraga berkembang yang menyatukan masyarakat sesuai nilai Piagam Olimpiade,” ungkap Direktur Jendral OCA, Husain Al Musallam dalam pernyataan resmi organisasi mengenai alasannya memasukkan padel sebagai cabor baru.

Tentu, FIP menyambut baik keputusan tersebut. “Kami menerima keputusan OCA untuk menambahkan padel sebagai cabor Asian Games dengan antusias. Dengan ini kami akan melanjutkan kinerja untuk mengembangkan olahraga ini lebih luas di berbagai penjuru dunia,” ujar Presiden FIP,  Luigi Carraro.

Selain merupakan cabor baru untuk Asian Games, OCA dan FIP menargetkan penyelenggaraan cabor tersebut sebagai dasar jalan menuju pengusulan cabor padel untuk didaftarkan pada Olimpiade 2032 mendatang di Brisbane, Australia. Sebagai catatan, jatah cabor baru untuk Olimpiade Los Angeles 2028 saat ini telah diambil oleh kriket, bisbol (termasuk softball), lacrosse, squash dan flag football (mirip rugby dan American football, tapi minim kontak fisik).

Asian Games 2026 akan diselenggarakan di dua lokasi yang saling bertetangga, yakni di prefektur Aichi dan prefektur Nagoya, Jepang. Selain itu beberapa cabor bakal diselenggarakan di prefektur Shizukoa dan Gifu, serta kota Tokyo. Namun berkaca pada informasi dari laman resmi panitia Asian Games 2026, saat ini belum ada kepastian mengenai lokasi penyelenggaraan cabor padel.

Selain padel ada dua cabor baru yang akan dimainkan di Asian Games 2026, yakni kriket yang meminjam lapangan bisbol di Aichi, dan beladiri campuran (MMA) yang diselenggarakan di Nagoya. Kemudian, setelah sebelumnya diperkenalkan di Olimpiade Paris 2024, tiga cabor dari ajang tersebut juga ikut dilombakan di Asian Games, yakni breakdance, skateboard dan selancar. Dengan ditambahkannya padel, total ada 42 cabor yang bakal ditandingkan dalam Asian Games 2026.

Sementara itu, setelah terakhir dilombakan di Asian Games 2018 Jakarta-Palembang, pencak silat kembali gugur dalam proses usulan cabor wilayah Asia Tenggara, dan posisinya kembali diambil oleh sepak takraw. Selain sepak takraw, empat cabor usulan akan dilombakan kembali, yakni wushu, jujitsu, kabbadi dan kurash. (edo)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#cabang olahraga #asian games #kriket #cabor #mma #olimpiade #oca #asia #olahraga #padel #Asian Games 2026 #komite olimpiade