Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Tinggal Sedikit Selesai, PSIS Semarang Malah Batal Diakuisisi Owner Malut United

Yuan Edo Ramadhana • Minggu, 16 November 2025 | 02:18 WIB
(Dok. Instagram PSIS Semarang)
(Dok. Instagram PSIS Semarang)

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Belum selesai penderitaan PSIS Semarang di atas lapangan hijau, klub berjuluk Laskar Mahesa Jenar tersebut juga kena pukulan di luar lapangan. Sedianya bakal diakuisisi, peralihan kepemilikan PSIS malah dikabarkan batal pada saat-saat terakhir pada Sabtu sore (15/11).

Menurut Jawa Pos, sedianya David Glenn berencana mengakuisisi PSIS sebagai pemegang saham mayoritas. Diperkirakan Glenn yang juga pemilik Malut United dapat membeli saham kepemilikan hingga 75 persen dari PT Mahesa Jenar Semarang (MJS), yang dimiliki oleh Yoyok Sukawi.

Sebelumnya batalnya akuisisi tersebut pertama kali bocor melalui jaringan suporter, namun akhirnya pihak PT MJS mengkonfirmasi batalnya rencana antara mereka dengan Glenn. Tidak dijelaskan pasti mengapa akuisisi dibatalkan, namun perusahaan memastikan kedua belah pihak tidak mencapai kata sepakat.

“Setelah melalui rangakain pembahasan yang berlangsung secara intensif dalam beberapa waktu terakhir, PT MJS menegaskan bahwa rencana penjualan dan akuisisi saham secara resmi dinyatakan batal. Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan bahwa tidak tercapai titik temu yang memadai dalam sejumlah aspek material yang menjadi aset transaksi,” jelas Juru Bicara Pemegang Saham PT MJS, Joni Kurnianto dalam keterangan resmi perusahaan.

Sehingga dengan ketidakpastian tersebut, PT MJS mengklaim mereka menghentikan negosiasi demi kestabilan operaisonal klub sambil melanjutkan pembenahan manajemen. “Pemegang Saham PT MJS memutuskan untuk menghentikan proses penjajakan dengan calon investor tersebut,” tambah Joni.

Meskipun menyampaikan apresiasi terhadap negosiasi dan menyatakan bakal melanjutkan pembenahan internal, PT MJS tidak memberikan pernyataan pasti apakah PSIS bakal membuka kembali pintu untuk calon investor lain.

Tentu, hal ini jadi kekhawatiran bagi para pendukung Laskar Mahesa Jenar, yang sudah cukup lama menuntut bergantinya kepemilikan klub dari Yoyok Sukawi. Terlebih, PSIS masih tertatih setelah terdegradasi dari Liga 1 musim lalu dan sempat terjerat kasus tunggakan gaji pemain.

Saat ini PSIS berada di posisi juru kunci klasemen Grup B Liga Championship, dengan hanya mengoleksi dua poin. Dengan sepertiga musim reguler berlalu, Laskar Mahesa Jenar wajib segera berbenah jika tidak ingin terjun lebih jauh lagi ke Liga Nusantara musim depan. (edo)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#Joni Kurnianto #Liga Championship #yoyok sukawi #David Glenn #Kepemilikan #psis semarang #psis #akuisisi #Malut United #pt mjs #Semarang #saham