RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Nama Regi Aditya kembali mencuri perhatian setelah resmi diumumkan sebagai asisten pelatih Persipura Jayapura, mendampingi pelatih kepala Rahmad Darmawan untuk kompetisi Pegadaian Championship 2025/26.
Bagi publik sepak bola nasional, Regi bukan sosok asing. Ia dikenal sebagai pelatih muda yang penuh semangat dan punya sentuhan khas dalam membangun karakter tim. Namun, bagi publik Bojonegoro, nama Regi punya tempat tersendiri di hati para suporter The Giant Killer.
Baca Juga: Rahmad Darmawan Resmi Tangani Persipura Jayapura, Didampingi Regi Aditya
Saat menangani Persibo Bojonegoro ketika masih berada di Liga 2, Regi dikenal sebagai pelatih yang dekat dengan pemain dan suporter. Pendekatannya yang membumi dan komunikatif membuatnya cepat mendapat tempat di hati masyarakat lokal. Di bawah arahannya, Persibo sempat menunjukkan permainan yang menjanjikan, sebelum akhirnya diganti di pertengahan musim.
Kini, perjalanan karier membawanya jauh ke Indonesia timur, Persipura Jayapura. klub legendaris yang tengah berupaya mengembalikan kejayaan masa lalu.
Selain itu, penunjukan Regi sebagai pendamping Rahmad Darmawan dianggap langkah strategis. Manajer Persipura, Owen Rahadiyan menyebut Regi sebagai aset penting dalam struktur kepelatihan baru.
“Saya sudah lama mengenal Regi Aditya. Dia berhasil membawa PSBS Biak promosi dan saat di Persibo juga tampil bagus. Kombinasi antara Coach RD dan Regi bisa saling melengkapi — ini menjadi keunggulan bagi tim,” kata Owen pada Senin (13/10).
Selain kiprahnya di Persibo, Regi juga dikenal sebagai sosok yang berani mengambil tantangan. Kesuksesannya bersama PSBS Biak musim 2024/2025 membuktikan kapasitasnya dalam membangun tim yang solid, sekaligus menegaskan reputasinya di kawasan timur Indonesia.
Baca Juga: Berpisah dengan Persela, Aji Santoso Resmi Nahkodai PSPS Riau, Bawa Tiga Asisten Pelatih Sekaligus
Kini, dengan status barunya di Persipura, Regi akan berperan penting dalam membantu Rahmad Darmawan membangun kembali karakter Mutiara Hitam.
Keduanya dijadwalkan memimpin latihan perdana pada Selasa (14/10), sebagai persiapan menghadapi Persiba Balikpapan di laga lanjutan Pegadaian Championship 2025/26.
Kisah perjalanan Regi Aditya dari Biak, Bojonegoro, hingga Jayapura menjadi gambaran nyata tentang pelatih muda yang meniti karier dengan kerja keras dan konsistensi. Dari klub daerah hingga klub legendaris Indonesia, semangatnya tetap sama: membangun tim dengan hati. (kam/bgs)
Editor : Hakam Alghivari