RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Musim 2024/2025 lalu, Persibo Bojonegoro akhirnya dapat menambah kekuatan asing dalam skuad mereka setelah akhirnya promosi ke Liga 2 (sekarang Championship). Sebelumnya selama berkutat di Liga 3, Persibo hanya diperkenankan memakai pemain dalam negeri sesuai peraturan liga.
Sebagai pengingat, Liga 2, dan kemungkinan juga Championship kelak, membolehkan penggunaan jasa tiga pemain asing dalam roster skuad. Tentu para pemain yang sudah dinaturalisasi seperti Osas Saha, Esteban Vizcarra, Otavio Dutra dan sebagainya tidak dihitung karena sudah resmi berkebangsaan Indonesia.
Laskar Angling Dharma memanfaatkan kuota yang tersedia untuk mendatangkan Enzo Celestine dari Persipura Jayapura, dan Taher Jahanbaksh dari One Taguing FC di Liga Filipina. Sebelum bergabung dengan Persibo, Taher pernah memiliki pengalaman di Indonesia saat membela Persipal Palu di musim 2023-2024.
Selain itu Persibo juga membuka pintu karir di tanah Nusantara untuk Vitor Barata, yang sebelumnya berkarir di Nejmeh SC di Liga Lebanon. Nejmeh dan Persibo menjadi dua klub perdana yang dibela Vitor di luar tanah Eropa, berhubung pemain asal Portugal tersebut lebih banyak menghabiskan karir di Yunani.
Meskipun mereka semua tampil moncer bersama Persibo di Liga 2, pada akhirnya mereka tidak dapat menyelamatkan Persibo dari jerat degradasi ke Liga Nusantara. Karena Liga Nusantara tidak memperkenankan penggunaan pemain asing, Laskar Anglign Dharma harus rela melepas ketiga pemain tersebut.
Taher menjadi pemain pertama yang menemukan rumah baru, dengan memutuskan pulang kampung ke Iran. Per Juli lalu, Taher menandatangani kontrak setahun dengan klub Divisi 1 Iran (kasta kedua) asal kota Abadan, Sanat Naft.
View this post on InstagramA post shared by صنعت نفت آبادان | sanat naft abadan (@sanatnaft.abadan)
Yang agak unik, Taher berpindah dari satu klub ke klub lain yang sama-sama punya motif naga. Persibo identik dengan naga sebagai mahluk kunci legenda Angling Dharma, sementara Sanat Naft punya julukan Naga Kuning.
Vitor menjadi pemain kedua yang menentukan arah, tepat pada Hari Kemerdekaan RI lalu (17/8). Vitor memutuskan tetap bertahan di Indonesia dan merantau ke barat Indonesia, menyetujui kontrak dengan PSMS Medan.
Akhirnya, Enzo menjadi pemain terakhir yang menemukan rumah baru di Indonesia, dan kini semakin dekat dengan ibukota. Namun meskipun sempat diprediksi bakal bergabung dengan Persija Jakarta, pemain asal Perancis tersebut akhirnya urung berkostum oranye-putih.
Pada Sabtu (23/8) Enzo resmi bergabung dengan Persikad Depok. Hal ini juga berarti Enzo masih bertahan di Liga Championship, meskipun tidak bertemu dengan Vitor karena berbeda zona.
Sementara itu sebagaimana diketahui sebelumnya, salah satu pemain naturalisasi yang sempat membela Persibo, Otavio Dutra hanya berpindah dua jam ke arah timur dan membela Persela Lamongan musim depan. Dengan ini Dutra bakal jadi pemain yang bereuni dengan Enzo. (edo)
Editor : Yuan Edo Ramadhana