Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Duo Brasil Bersinar, Persija Hancurkan Persita 4-0 di Laga Pembuka BRI Super League

Hakam Alghivari • Senin, 11 Agustus 2025 | 22:29 WIB

 

Allano, calon bintang Persija?
Allano, calon bintang Persija?

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Persija Jakarta memulai langkah di BRI Super League musim 2025/2026 dengan cara yang sempurna. Bermain di hadapan publik sendiri, Macan Kemayoran membungkam Persita Tangerang dengan skor telak 4-0 di Jakarta International Stadium (JIS), Minggu malam (10/8).

Laga ini bukan hanya tentang kemenangan besar, tetapi juga tentang panggung pembuktian amunisi anyar asal Brasil, khususnya Allano Lima dan Emaxwell Souza de Lima.

Sejak peluit awal, Persija tampil dominan dengan penguasaan bola mencapai 62 persen. Tekanan tanpa henti membuat lini pertahanan Persita terus berada dalam ancaman.

Statistik mencatat, Persija melepaskan 14 tembakan dengan enam di antaranya tepat sasaran, sementara tim tamu tak sekalipun mampu menguji kiper lawan.

Gol pembuka lahir pada menit ke-30 lewat sontekan Rizky Ridho. Namun, sorotan utama baru benar-benar mengarah pada menit-menit krusial babak kedua ketika dua pemain Brasil mengambil alih panggung.

Allano menggandakan keunggulan pada menit ke-69 melalui tembakan mendatar jarak dekat, sebelum Maxwell menambah penderitaan Persita dengan gol perdananya pada menit ke-72 dengantendangan keras ke pojok kanan gawang dari luar kotak penalti.

Tak berhenti, Allano menutup pesta gol Persija di injury time lewat tembakan jarak jauh yang spektakuler, memastikan kemenangan telak 4-0.

Allano Brendon: Petualang Lintas Benua yang Mendarat di Jakarta

Bagi Allano, laga ini menjadi debut manis di kancah Liga 1. Pemain kelahiran Rio de Janeiro, 30 tahun silam, datang dengan bekal pengalaman luas di Brasil, Portugal, Turki, dan Jepang. Ia pernah membela klub-klub seperti Cruzeiro, EC Bahia, Estoril, Bursaspor, hingga Ventforet Kofu. Sepulangnya ke Brasil, Allano sempat memperkuat CSA, Santa Clara, Goias, dan Criciúma EC sebelum akhirnya berlabuh di Operário pada 2025.

Gaya bermainnya yang memadukan kecepatan, teknik, dan naluri mencetak gol terbukti langsung menjadi senjata mematikan Persija. Dua gol yang ia cetak malam itu seakan menjadi pesan tegas bahwa ia datang ke Jakarta bukan sekadar untuk mencoba peruntungan, tetapi untuk memimpin lini serang.

Emaxwell Souza: Sayap Agresif dengan Jejak Panjang di Brasil dan Eropa

Di sisi lain, Emaxwell Souza de Lima diplot sebagai motor penggerak serangan sayap Persija musim ini. Pemain yang dikenal agresif dan adaptif ini telah melanglang buana di berbagai level kompetisi, mulai dari Serie B hingga Serie A Brasil.

Kariernya dimulai di CRB, lalu berlanjut ke Comercial-AL, Red Bull, Tupi, ABC FC, Resende, hingga petualangan di Swedia bersama Kalmar FF. Ia juga sempat merumput bersama Cuiabá, Sport Recife, Guarani, Chapecoense, Náutico, Operário-PR, dan Remo.

Pada tahun 2025, Maxwell telah tampil 15 kali dan mencetak empat gol sebelum bergabung dengan Persija. Gol debutnya melawan Persita tercipta dengan insting tajam memanfaatkan ruang kosong di kotak penalti. Sebuah awal yang membuat publik Jakarta optimistis terhadap kontribusinya musim ini.

Awal yang Meyakinkan

Kemenangan telak ini menjadi modal berharga bagi Persija untuk menatap laga-laga berikutnya. Dengan performa meyakinkan dan kontribusi instan dari duo Brasil, Macan Kemayoran seakan mengirim pesan keras kepada rival bahwa mereka siap bersaing di papan atas. (kam)

Editor : Hakam Alghivari
#BRI Super League #persija vs persita #Emaxwell Souza de Lima #allano lima #brasil