Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Ousmane Dembele Jadi Favorit Kuat Ballon d’Or 2025, Kalahkan Lamine Yamal dan Salah

Hakam Alghivari • Jumat, 8 Agustus 2025 | 03:14 WIB

 

 

Desire Doue dan Dembele merayakan gol kontra Bayern Munchen.
Desire Doue dan Dembele merayakan gol kontra Bayern Munchen.

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Dalam bursa prediksi Ballon d’Or 2025 versi Polymarket, Ousmane Dembele mencatatkan keunggulan mencolok.

Pemain sayap yang kini bersinar di PSG itu berada di puncak dengan probabilitas mencapai 80%, mengungguli nama-nama muda seperti Lamine Yamal (9%) dan Vitinha (5%).

Bahkan Mohamed Salah hanya memperoleh 2%, jauh dari performa gemilangnya beberapa musim lalu.

Grafik pergerakan juga menunjukkan lonjakan tajam pada bulan Mei dan konsistensi Dembele sejak awal Juni.

Angka ini bukan sekadar statistik, tapi juga sinyal kuat bagaimana pengamat dan publik melihat performanya sepanjang tahun ini—baik di level klub maupun internasional.

Grafik Polymarket, bursa prediksi Amerika.
Grafik Polymarket, bursa prediksi Amerika.

Apa Itu Polymarket? Platform Prediksi Berbasis Kripto

Polymarket adalah platform prediksi berbasis blockchain yang memungkinkan pengguna memasang taruhan mikro pada berbagai peristiwa dunia nyata—termasuk politik, olahraga, hingga budaya pop. Berbeda dari polling atau jajak pendapat tradisional, Polymarket mengandalkan mekanisme pasar, di mana harga token mencerminkan probabilitas suatu peristiwa terjadi.

Dalam konteks Ballon d’Or 2025, para pengguna membeli token prediksi atas nama-nama calon pemenang. Jika seseorang membeli token “Ousmane Dembele” saat peluangnya 80%, itu berarti pasar memperkirakan ada 80% kemungkinan ia akan memenangkan penghargaan prestisius itu. Jadi, data ini merefleksikan ekspektasi kolektif, bukan hanya opini sepihak.

Polymarket makin populer karena dianggap memberikan cerminan opini publik yang “bertaruh dengan uang mereka sendiri”, sehingga lebih jujur dibanding survei biasa. Platform ini berbasis teknologi blockchain dan menggunakan USDC sebagai mata uang utama.

Lamine Yamal hingga Vitinha: Bintang Muda yang Masih Mengejar

Lamine Yamal, wonderkid Barcelona yang digadang-gadang jadi pewaris tahta Lionel Messi, saat ini hanya berada di posisi kedua dengan probabilitas 9%. Meski sering mencuri perhatian lewat skill dan usia mudanya, tampaknya kiprahnya belum cukup solid untuk menggoyang dominasi Dembele.

Sementara itu, Vitinha yang menjadi motor lini tengah PSG, meskipun tampil konsisten, masih tertinggal jauh dengan angka 5%. Angka ini cukup menggambarkan bahwa gelandang kreatif sekalipun harus memiliki pencapaian kolektif dan individu yang masif untuk bersaing di level Ballon d’Or.

Ke Mana Para Superstar? Messi, Mbappe, Haaland Tak Terlihat

Mungkin pertanyaan terbesar dari data ini bukan hanya soal siapa yang unggul, tapi siapa yang absen. Nama-nama besar seperti Lionel Messi, Kylian Mbappe, dan Erling Haaland justru tak muncul dalam daftar empat besar.

Ini bisa diartikan bahwa para pemilih atau investor di platform prediksi mulai mengalihkan fokus pada bintang-bintang baru yang tampil stabil sepanjang musim.

Apakah ini pertanda zaman telah bergeser? Atau sekadar anomali musiman menjelang Oktober saat pengumuman resmi Ballon d'Or dilakukan?

Ousmane Dembele saat ini memimpin sangat jauh dalam prediksi pasar Ballon d’Or 2025. Jika grafik ini menjadi cerminan kenyataan, maka tahun ini bisa menjadi tonggak sejarah bagi sang winger Prancis. Namun, dunia sepak bola penuh kejutan. Masih ada waktu hingga Oktober—dan segalanya bisa berubah dalam hitungan pekan. (kam)

 

Editor : Hakam Alghivari
#Ballon D'or #lamine yamal #bursa prediksi #pemenang #polymarket #ousmane dembele