Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Jepang Kunci Gelar Juara EAFF E-1 2025 Usai Bungkam Korea Selatan: Efisiensi Jadi Kunci Kemenangan

Hakam Alghivari • Rabu, 16 Juli 2025 | 02:44 WIB
Jepang juarai EAFF E1 edisi 2025.
Jepang juarai EAFF E1 edisi 2025.

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Jepang resmi mengunci gelar juara Piala Asia Timur EAFF 2025 setelah meraih kemenangan krusial atas Korea Selatan dengan skor tipis 1-0.

Gol cepat dari Ryo Germain pada menit ke-8 menjadi penentu kemenangan di laga terakhir sistem round-robin yang digelar di Yongin Mireu Stadium, Selasa (15/7).

Kemenangan ini tidak hanya menegaskan dominasi Jepang di edisi tahun ini, tetapi juga memperpanjang catatan prestasi mereka di turnamen ini. Setelah sebelumnya menjadi juara pada edisi 2013 dan 2022, kini Jepang menambah koleksi gelar EAFF E-1 menjadi tiga trofi, semakin kokoh sebagai kekuatan utama di kawasan Asia Timur.

Menang Tipis, Tapi Taktik Jepang Lebih Tajam

Jepang tidak tampil mendominasi dalam penguasaan bola, bahkan lebih banyak ditekan oleh Korea Selatan sepanjang laga. Namun justru dari sebuah serangan cepat di awal pertandingan, R. Germain berhasil mencetak gol dan memberikan keunggulan yang tak terkejar.

Setelah gol tersebut, Jepang memilih untuk bermain lebih pragmatis. Mereka menutup ruang permainan lawan, tampil disiplin dalam bertahan, dan memanfaatkan waktu untuk memperlambat tempo. Di sisi lain, Korea Selatan menguasai bola hingga 59% namun kesulitan menciptakan peluang bersih.

Efektivitas permainan Jepang menjadi pembeda. Dalam laga yang sarat tekanan dan ekspektasi, mereka tetap tenang dan fokus mengamankan hasil yang dibutuhkan.

Ambisi Korea Selatan Berakhir Tumpul di Laga Penentu

Dengan status sebagai tuan rumah dan dua kemenangan di laga sebelumnya, Korea Selatan tampil agresif sejak awal. Mereka menciptakan delapan tembakan dan 11 sepak pojok, tetapi hanya satu peluang yang benar-benar mengarah ke gawang.

Tekanan publik di stadion dan beban ekspektasi tinggi tampaknya menjadi faktor yang menghambat efektivitas permainan. Meskipun unggul dalam statistik operan dan dominasi bola, tim asuhan pelatih lokal Korea tak mampu menciptakan gol penyama.

Dua kartu kuning yang diterima pada babak kedua menambah tekanan mental, sementara Jepang tetap bermain disiplin dan terorganisir hingga menit akhir. Kekalahan ini membuat Korea harus puas sebagai runner-up di klasemen akhir.

Koleksi Gelar Ketiga Jepang di EAFF E-1

Dengan hasil ini, Jepang memastikan posisi puncak klasemen dengan tiga kemenangan dari tiga pertandingan. Sebelumnya mereka menekuk Hong Kong 6-1 dan menang 2-0 atas China. Hasil ini bukan hanya catatan sempurna, tetapi juga mempertegas status mereka sebagai kekuatan dominan di Asia Timur.

Ini adalah gelar ketiga Jepang dalam sejarah EAFF E-1 Championship, setelah sebelumnya mereka juara pada tahun 2013 dan 2022. Capaian ini memperlihatkan konsistensi pengembangan skuad muda, efektivitas taktik, dan kedalaman tim nasional Jepang yang terus berkembang dari tahun ke tahun.

Dengan ini pula, Jepang bukan hanya juara turnamen, tetapi juga membangun pondasi solid menuju kompetisi tingkat Asia dan dunia. (kam) 

Editor : Hakam Alghivari
#Jepang Juara #EAFF E1 2025 #korea selatan vs jepang #korea selatan