RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Hingga gelaran MotoGP seri Belanda di sirkuit TT Assen pada akhir pekan ini, kemelut kontrak antara juara bertahan, Jorge Martin dengan tim yang kini dibelanya, Aprilia Racing belum selesai. Aprilia ngotot agar Martin menmenuhi kontraknya, sementara manajer Jorge, Albert Valera menyatakan Jorge sudah lepas dari pabrikan asal Italia tersebut.
Sebelumnya saat menandatangani kontrak selama dua tahun, Jorge dan Aprilia punya klausa kontrak yang turut disepakati. Yakni jika Jorge merasa tidak puas atas performa motor dalam tujuh ronde pertama, Jorge berhak memutuskan pindah lebih awal.
Ternyata akibat cedera yang diderita Martinator (julukan Jorge), pembalap asal Spanyol tersebut baru sekali mengaspal di GP Qatar, dan sama sekali belum pernah menyentuh garis finish. Sehingga Jorge beranggapan klausa tersebut terpenuhi akibat absen, sementara Aprilia menganggap absennya sang juara bertahan tidak memengaruhi klausa kontrak.
Setelah tarik ulur kontrak antara kedua belah pihak, CEO Dorna Sports selaku promotor MotoGP, Carmelo Ezpelata ikut gemas terhadap pertikaian tersebut. Bahkan dirinya mengindikasikan Martin bisa jadi tidak bakal mengaspal musim 2026 mendatang.
“Dorna, asosiasi pabrikan (MSMA) dan asosiasi tim (IRTA) tidak akan menerima pendaftaran kejuaraan dunia untuk pembalap yang belum jelas kebebasan statusnya, entah karena keputusan hakim maupun karena kesepakatan dengan pihak lain,” ujarnya pada Minggu sebelum GP Belanda dimulai (29/6).
Carmelo juga menyarankan agar Jorge dan Aprilia segera menyelesaikan permasalahan mereka, dan bila perlu melalui jalur meja hijau.
“Kata Aprilia kontrak mereka masih berlaku, sementara kata agen beliau, Valera, dia sudah bebas dari kontrak. Jadi agar pendaftarannya nanti kami terima, kedua pihak harus mencapai kesepakatan, atau biar hakim yang memutuskan,” lanjutnya.
Saat ini baik Martin maupun agennya belum memastikan kemana sang juara dunia akan berlabuh. Namun santer dikabarkan Honda bakal menjadi perantauan pembalap Spanyol tersebut. (edo)
Editor : Yuan Edo Ramadhana