Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Proses Drawing Grup Liga 4 Nasional Dinilai Tidak Transparan: Erick Thohir Minta Drawing Diulang, Petugas Drawing Minta Maaf

Yuan Edo Ramadhana • Minggu, 13 April 2025 | 00:13 WIB
(Dok. PSSI TV)
(Dok. PSSI TV)

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Drawing atau pengundian grup untuk gelaran Liga 4 Nasional musim 2025 pada Kamis sore (10/4) mengundang kontroversi. Bahkan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir turun tangan dan meminta drawing diulang.

Pasalnya, proses pengundian yang disiarkan langsung tersebut mengandung unsur mencurigakan sehingga dianggap tidak transparan. Diketahui, pembukaan balot pengundian Grup N dilakukan di bawah meja serta memakan waktu yang cukup lama, sehingga timbul tuduhan bahwa sudah ada kertas undian lain di bawah meja.

Menanggapi hal tersebut, Erick mengaku kecewa dengan insiden tersebut dan meminta proses undian diulang. “Kami menyesalkan pelaksanaan drawing Liga 4 yang berlangsung secara tidak profesional dan tidak transparan,” ujar Erick dalam pernyataan resmi PSSI.

“Jangan pernah main-main dengan kompetisi liga! Demi menjunjung fair play dan integritas kompetisi, kami mendesak agar dilakukan drawing ulang dengan prosedur yang jelas, adil, dan melibatkan semua pihak terkait,” lanjut Erick, yang juga meminta agar panitia pengundian dievaluasi kembali sebelum pengundian ulang.

Diketahui, proses pembukaan balot drawing dilakukan oleh Deputi Sekjen PSSI, Dessy Arfianto. Menurut Ketua Asprov PSSI Jatim Ahmad Riyadh, Dessy yang juga menjabat Ketua Asprov PSSI DI Yogyakarta telah meminta maaf atas insiden tersebut.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by @ilan.alkatiri

 Baca Juga: Mulai Persiapan Liga Nusantara, Persibo Bidik Aji Santoso dan M. Nasuha Untuk Isi Kursi Pelatih

“Asprov PSSI Jatim telah mengonfirmasi bahwa tidak ada maksud apapun dari saudara Dessy selaku Deputi Sekjen PSSI dan Ketua Asprov PSSI DIY,dan yang bersangkutan telah meminta maaf,” jelas Ahmad kepada awak media.

Ahmad melanjutkan, berdasarkan pengakuan Dessy, tindakan yang dilakukannya murni ketidaksengajaan, dan dipengaruhi oleh kondisi kesehatannya. “Jadi memang ada keterbatasan dan gangguan kesehatan pada tangannya, sehingga tidak bisa berkegiatan dengan lancar saat berada di meja (balot undian),” lanjutnya.

PSSI sendiri belum mengumumkan tanggal pasti pelaksanaan drawing ulang pembagian grup Liga 4 Nasional. Namun, kick-off fase grup sedianya dijadwalkan mulai pada 21 April mendatang, dengan total 64 peserta jika tidak ada aral melintang.

Terlebih, beberapa Asprov belum menyelesaikan gelaran liga tingkat provinsi masing-masing, seperti Liga 4 Jakarta, Papua Tengah dan Papua Barat Daya yang masih menjalankan fase grup. Terdapat pula klub yang undur diri sebelum drawing dimulai, seperti Siwalima FC yang menjuarai Liga 4 Maluku namun undur diri karena kendala finansial dan digantikan Pekanbaru FC, sehingga kemungkinan lebih banyak tim mundur juga ada di depan mata. (edo/bgs)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#ahmad riyadh #asprov pssi jatim #Pengundian #PSSI #drawing #Asprov PSSI DIY #drawing ulang #liga 4 nasional #Dessy Arfianto #fair play #liga 4