BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Perjalanan Persibo di Liga 2 ternyata tidak bertahan lama. Baru lima bulan merumput di kasta kedua sejak September lalu, tim dengan ikon Naga itu harus kembali anjlok ke kasta ketiga atau Liga Nusantara pada musim depan.
Pil pahit terpaksa ditelan usai kalah tipis 2-1 dari tuan rumah Persipura Jayapura, dalam pertandingan Playoff Degradasi Liga 2 yang di Stadion Mandala Jayapura kemarin (28/2). Tim Mutiara Hitam unggul lebih pada menit ke-39, meski Laskar Angling Dharma sempat menyamakan kedudukan pada menit ke-69 lewat tendangan penalti Osas Saha.
Namun, kapten dan legenda Persipura Boaz Solossa secara dramatis mengunci kemenangan pada menit akhir ke-90+1 melalui titik putih penalti. Hasil itu pun, sontak membuat ribuan suporter Persibo yang menyaksikan lewat siaran langsung kecewa. Bahkan, sekitar 4.000 komentar memenuhi akun resmi Persibo di laman media sosial.
Sementara itu, Pelatih Persibo Reswandi menyampaikan, bahwa hasil tersebut tetap diterimanya dengan lapang dada, meskipun pada akhirnya harus menelan kekalahan dan tersingkir dari Liga 2.
’’Saya berterima kasih untuk pemain-pemain saya yang dari menit awal dan akhir bermain spartan, untuk membela harga diri di Stadion Mandala,” terangnya. Pelatih yang baru menukangi Persibo satu bulan terakhir ini, juga menyampaikan perimntaan maaf kepada seluruh masyarakat Bojonegoro.
Namun, sejumlah kendala juga sempat dihadapi akibat persiapan yang mepet dan kebugaran para pemain. ’’Maaf kepada masyarakat Bojonegoro, semoga bisa bertemu di lain kesempatan,” imbuhnya pascapertandingan kemarin.
Sementara itu, Pelatih Persipura Ricardo Salampessy mengatakan, bahwa hasil tersebut tidak lepas dari kontribusi besar kapten tim Boaz Salossa. Sebab, mantan pemain tim nasional itu, diakuinya sebagai kunci kemenangan. ’’Terima kasih pada seluruh pemain yang selama satu musim terus berjuang, dan tanpa ada keluhan,” ucapnya. (dan/bgs)
Editor : Yuan Edo Ramadhana