BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Persibo gagal meraih puncak klasemen sementara grup J playoff degradasi Liga 2. The Giant Killer kalah 0-2 dari Persekat Tegal pada laga di Stadion Tri Sanja Slawi kemarin (5/2).
Persekat yang dilatih Putu Gede mantan pelatih Persibo musim lalu berhasil mencetak gol melalui pemain asing Felipe Ferreira di menit 66 dan Adilson Da Silva menit 91. Sementara klub kebanggaan masyarakat Bojonegoro yang tidak memainkan pemain asing tak mampu membalas gol hingga pertandingan berakhir.
Hasil pertandingan kemarin, membuat Persibo tertahan di posisi tiga klasemen grup J babak playoff degradasi dengan enam poin. Sedangkan Persekat mampu naik ke peringkat pertama klasemen sementara setelah mengkoleksi sembilan poin.
Perwakilan elemen suporter Drago Tifoso Curva Nord (DTCN) Nofian Faridhotan mengatakan Persibo bermain buruk pada laga tandang kontra Persekat. Visi dan kemisti pemain tidak terlihat di laga terakhir putaran pertama babak playoff degradasi Liga 2 tersebut.
‘’Bermain tanpa pemain asing berdampak pada performa tim,” ungkapnya.
Menurut Nofian Persibo sedang tidak baik-baik saja, namun dipaksa terlihat tak ada apa-apa. Terlebih dari empat pertandingan di babak playoff degradasi hanya menang dua kali dan kemenangan tersebut terjadi di kandang sendiri.
‘’Dua pertandingan tandang selalu kalah,” jelasnya.
Pelatih Persibo Reswandi mengatakan sepanjang babak pertama bermain bagus. Namun adanya insiden dan para pemain mengalami pelangaran. Sehingga di babak kedua kurang fokus mengantisipasi serangan balik lawan.
‘’Kami telat mengambil keputusan dan antisipasi saat mendapat serangan balik. Kami ucapkan selamat untuk Persekat bisa memenangkan pertandingan,” ujarnya. (irv/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana