BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Mental Skuad Persibo akan kembali diuji di laga tandang, Osas Saha bersama kolega bakal menjalani laga ke enam di Liga 2 melawan Rans Nusantara FC pada 26 Oktober mendatang, di Stadion Untung Suropati Kota Pasuruan.
Meski berhasil meraih lima kemenangan beruntun, The Giant Killer patut mewaspadai The Prestige Phoenix julukan Rans Nusantara FC.
Terlebih Rans Nusantara FC berstatus tuan rumah pada laga tersebut. Sesuai catatan, di dua laga sebelumnya tim tuan rumah mampu menahan imbang Deltras FC di kandang dan Persela di laga tandang ke Stadion Tuban Sport Center (TSC)
Sebenarnya secara posisi di klasemen klub kebanggaan masyarakat Bojonegoro lebih diunggulkan. Terlebih kokoh di puncak dengan 15 poin dari lima hasil kemenangan.
Sementara Rans Nusantara FC berada di urutan ke-enam dengan 5 poin hasil satu kemenangan, dua imbang, dan dua kekalahan.
Pengamat Sepak Bola Boy Singgih mengatakan, secara hasil di lima pertandingan Liga 2, Persibo harusnya mampu mengalahkan Rans Nusantara FC. Namun sepakbola bukan matematika bisa dihitung di awal. Sehingga tetap perlu mewaspadai permainan lawan di kandang.
Terlebih Rans Nusantara FC tanpa di luar perdiksi, bisa menahan imbang Persela di laga sebelumnya. Padahal klub baru terdegradasi ke Liga 2 musim ini tersebut berstatus tim tandang.
Menurut Boy permainan terakhir skuad Persibo ketika kontra Persela menjadi penampilan terbaik sejauh ini. Lini belakang rapi, kokoh, lini tengah sangat cair, dan depan berbahaya. Empat pemain belakang menunjukkan kualitasnya.
‘’Taher dan Dutra benar benar kokoh,” jelasnya.
Pada pertandingan tersebut strategi Coach Regi mulus berjalan dengan baik. Diandra, Brayen, dan Barata di lini tengah mulai nyetel, serta dapat dinikmati. Kemistri lini depan mulai terbangun, Enzo dan Saha saling mengisi. Sehingga bisa menjadi modal berharga ketika melawan Rans Nusantara FC.
Manajer Kompetisi dan Pengembangan Klub Persibo Ali Mahmud mengatakan skuad Persibo direncanakan bertolak ke Kota Pasuruan pada 24 Oktober mendatang. Sehingga memiliki waktu untuk menjaga kebugaran pemain.
‘’Jadwal berangkat ke Kota Pasuruan masih dibahas di internal manajemen,” ujarnya. (irv/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana