Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Empat Pemain Lokal Persibo Bojonegoro Belum Dapat Menit Bermain, Manajemen: Tunggu Waktu yang Tepat

Yuan Edo Ramadhana • Kamis, 17 Oktober 2024 | 18:15 WIB
SENGIT: Kemelut di mulut gawang Persela saat laga di kandang Persibo, Stadion Letjend Sudirman, Sabtu lalu (12/10). (YUAN EDO RAMADHANA/RADAR BOJONEGORO)
SENGIT: Kemelut di mulut gawang Persela saat laga di kandang Persibo, Stadion Letjend Sudirman, Sabtu lalu (12/10). (YUAN EDO RAMADHANA/RADAR BOJONEGORO)

 

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Empat pemain lokal alias putra daerah Bojonegoro yang masuk ke dalam skuad Persibo hingga kini belum mendapat menit bermain. Empat pemain tersebut tak diturunkan dalam lima pertandingan dilakoni The Giant Killer selama Liga 2 bergulir.

Baik laga kandang maupun tandang. Bahkan, tak pernah sekalipun masuk dalam daftar susunan pemain (DSP). Namun, manajemen klub kebangaan masyarakat Bojonegoro itu meminta para pemain yang belum mendapat menit bermain untuk bersabar.

Terlebih, semua pemain dalam tim dinilai penting dan dibutuhkan. Empat pemain putra daerah terdiri atas Zardan Aroby, Revaldo Agusto, Febri Suryanto, dan Adias Putra. Tiga dari empat pemain tersebut merupakan pemain U-21.

Pengamat sepak bola Boy Singgih mengatakan, persaingan pemain pada skuad Persibo ketat. Juga berisi banyak pemain dengan kualitas baik dan berpengalaman. Sehingga, tidak mudah untuk menembus tim utama. ’’Ada pemain belum dapat kesempatan bermain,” ungkapnya.

Menurut Boy, pelatih tentu berhati-hati dalam melakukan rotasi pemain. Terlebih, sebuah tim yang punya momentum tren positif seperti Persibo banyak pertimbangan untuk merotasi pemain, karena menjaga the winning team. ’’Jadi, biasanya rotasinya itu-itu saja, dan itu wajar,” ucapnya.

Boy menjelaskan, saat ini rotasi yang sering dilakukan sudah banyak diketahui. Mulai Reza Irfana yang menggantikan Brayen Pondag, Fajar Ihsanudin menggantikan Diandra Diaz, dan Pahabol masuk mengisi posisi Rahel Radiansyah. ’’Rotasi pemain seputar pemain itu saja,” ungkapnya.

Manajer Kompetisi dan Pengembangan Klub Persibo Ali Mahmud mengatakan, semua pemain yang telah direkrut Persibo untuk mengarungi Liga 2 musim ini penting bagi tim. Baik yang sudah dimainkan maupun belum. ’’Sama-sama dibutuhkan oleh tim ini,” ungkapnya.

Menurut Ali, tim pelatih memiliki taktik dan strategi menyesuaikan lawan dihadapi selama pertandingan di Liga 2. Sehingga, pemain diturunkan disesuaikan dengan taktik dan strategi digunakan.

Ali mengaku pemain yang belum mendapatkan menit bermain hanya butuh kesabaran dan menunggu waktu tepat untuk dimainkan. Termasuk empat pemain putra daerah yang menjadi bagian dari klub kebanggaan masyarakat Bojonegoro musim ini. Terlebih kompetisi masih panjang dan banyak pertandingan bakal dilakoni. (irv/bgs)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#pemain lokal #Liga 2 #persibo bojonegoro #persibo #Pelatih #Sepak Bola #strategi #berhati-hati #Skuad #boy singgih #DSP #bojonegoro #pertandingan #pemain #klub #the giant killer #teknik