LAMONGAN, Radar Lamongan - Penggawa Persela tidak memiliki waktu bersantai. Paska bermain imbang 0-0 melawan tuan rumah Malut United, penggawa Persela hanya diberi waktu istirahat sehari. Penggawa Persela hanya memiliki waktu lima hari persiapan menghadapi FC Bekasi City pada Minggu (13/1).
Head Coach Persela, Djadjang Nurdjaman mengatakan, pemain Persela dijadwalkan latihan lagi, sore ini (9/1), sebagai persiapan dan evaluasi. Dia menginginkan agar laga home nanti menjadi kesempatan yang harus dimanfaatkan pemain untuk mengamankan poin penuh.
‘’Waktu ini cukup untuk mengembalikan kondisi pemain agar bisa maksimal di laga home pertama,” ujar Djanur, sapaan akrabnya.
Pelatih yang pernah membesut Persib tersebut mengungkapkan, laga perdana lalu berjalan cukup keras. Bek muda Persela, Dede Sapari harus ditarik keluar karena cedera engkel. Kemudian Zulham Zamrun juga mengeluh sakit, karena situasi di tengah lapangan cukup ketat.
‘’Di laga perdana mungkin pemain masih meraba-raba kemampuan lawan,” ujar pelatih kelahiran Majalengka, Jawa Barat itu.
Djanur mengaku, finishing Persela masih butuh perbaikan di latihan. Hasil akhir akan menjadi pekerjaan rumah bagi pelatih dan berbenah untuk menyiapkan pertandingan home berikutnya.
Menurut dia, dari pertandingan perdana kemarin banyak pembelajaran untuk tim. Dari ke empat tim yang akan bertanding di grup Y memiliki kekuatan berimbang. Seperti diketahui, FC Bekasi City juga bermain imbang melawan Deltras FC.
Sehingga, Djanur memiliki tugas cukup berat untuk menjadikan tim ini lebih baik dari lainnya. ‘’Kita akan berjuang bersama, semoga bisa mencapai target yang diharapkan,” harap pelatih 64 tahun itu. (rka/ind)
Editor : Hakam Alghivari