BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Tim sepak bola porprov akan menjalani pra porprov. Tim asuhan Bambang Pramudji tersebut bertolak ke Kota Kediri kemarin (12/8). Sebanyak 22 pemain dibawa untuk menjalani pra porprov.
Persiapan terakhir tim sepak bola porprov itu sudah sejak Kamis (10/8) lalu. Pada latihan terakhir, para pemain dinilai siap menjalani pertandingan melawan tim di grup E.
Pelatih Tim Porprov Bambang Pramudji mengatakan, para pemain dan ofisial berangkat ke Kota Kediri. Sehingga, memiliki waktu untuk istirahat sebelum menjalani laga perdana pra prorpov grup E.
‘’Pertandingan pertama menghadapi tim dari Kota Mojokerto,” ungkapnya.
Bambang mengklaim para pemain dalam kondisi siap bertanding. Berbagai persiapan sudah dilakukan. Walau agenda satu kali uji coba tak bisa digelar akibat belum ada lawan yang dinilai tepat.
Selain itu, pemain yang ada dimaksimalkan meski tidak ada pemain berposisi penyerang murni.
Terkait peluang lolos pada pra porprov, menurut Bambang terpenting fokus dalam setiap pertandingan. Terlebih belum mengetahui kekuatan lawan akan dihadapi.
Penetapan atlet yang diberangkatkan ke porprov telah selesai dilakukan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bojonegoro.
Sebanyak 195 atlet dari 29 cabang olahraga (cabor) diputuskan mengikuti porprov. Terdiri dari atlet potensi medali, proyeksi medali, hingga atlet terbaik dari masing-masing cabor.
Namun, jumlah tersebut masih bisa bertambah. Terlebih cabor sepak bola masih menjalani pra porprov besok (13/8).
Sehingga ketika cabor sepak bola lolos, jumlah atlet akan bertambah sekitar 22 orang.
Wakil Ketua KONI Bojonegoro Tony Ade Irawan mengatakan, penetapan atlet porprov sudah selesai. Terdapat 195 atlet dari 240 atlet yang diajukan cabor dipastikan akan turun pada even tingkat provinsi tersebut.
‘’195 atlet dari 29 cabor,” ungkapnya.
Tony menjelaskan, jumlah atlet diberangkatkan porprov masih bisa bertambah sekitar 22 orang. Terlebih cabor sepak bola belum dihitung karena masih menjalani pra porprov. Sehingga masih menunggu hasil pra porprov.
‘’Jika sepak bola lolos berarti ada 30 cabor berangkat porprov,” tegasnya.
Terkait tahap selanjutnya, menurut Tony, pemantauan dan evaluasi pemusatan latihan kabupaten (puslatkab). Tujuannya melihat progres persiapan atlet di masing-masing cabor. Dari evaluasi tersebut masih mungkin atlet diberangkatkan poprov berkurang.
Pembukaan porprov berlangsung 9 September mendatang. Namun, terdapat beberapa cabor memulai pertandingan sebelum pembukaan resmi. Seperti pencak silat dimulai 20 Agustus, futsal 26 Agustus serta Judo awal September. (irv/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana