Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Siti Shobrin Novisatin, Perempuan Mandiri, Jadi Guru dan Bisnis Es Teh

Yuan Edo Ramadhana • Kamis, 19 September 2024 | 23:00 WIB
Siiti Shobrin Novisatin Guru dan Usaha Teh. (IST/RADAR BOJONEGORO)
Siiti Shobrin Novisatin Guru dan Usaha Teh. (IST/RADAR BOJONEGORO)

 

ANAK tunggal di keluarga sederhana, membentuk mental Siti Shobrin Novisatin. Perempuan asal Desa Bangilan, Kecamatan Kapas ini harus kerja keras dan tak gampang menyerah. Hingga, berbagai pengalaman pun pernah dijalaninya meski usia baru menginjak 25 tahun.

‘’Aku sadar aku anak tunggal perempuan, maka  aku harus bekerja keras agar tidak jadi beban di kemudian hari,” tutur perempuan akrab disapa Shobrin itu

Perempuan kelahiran 30 September 1999 itu sejak lulus dari IKIP PGRI Bojonegoro pada 2021, langsung mengajar di tiga sekolahan secara bersamaan.

‘’Karena, saya sadar betul gaji honorer tidak akan bisa mencukupi kebutuhan saya selama satu bulan. Selain itu juga pernah jadi barista di salah satu kedai teh di Bojonegoro,” ceritanya.

Namun, berkat kerja kerasanya itu, Shobrin mengaku banyak mendapat berbagai pengalaman, hingga bisa membuka usaha sendiri.

‘’Alhamdulillah berkat jadi barista saya sedikit banyak belajar mengenai usaha, sekarang punya tiga tempat kedai teh namanya Teh Desa di Kota Bojonegoro dan Kecamatan Kapas,” ujarnya.

Bahkan, usahanya seakan tak sia-sia, sebab pada 2023 lalu, ia juga diangkat jadi guru PPPK. ‘’Tahun 2023 lolos PPPK guru dan baru dilantik,” imbuhnya. Namun, kebiasaannya untuk bekerja keras sejak muda, membuatnya tak ingin berpuas diri. Bahkan, berencana untuk melanjutkan kuliah S-2. ‘’Mumpung masih belum punya tanggungan, selama itu bermanfaat untuk saya dan orang banyak, saya siap belajar dalam hal apapun,” terangnya.

Perempuan yang belum menikah itu, juga beberapa kali menjadi MC, karena kepiawaiannya dalam berbicara. Menurutnya, hal tersebut terbentuk selama kuliah aktif berorganisasi, mulai dari teater, BEM, dan menjadi ketua Sarinah GMNI Bojonegoro. (dan/msu)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#she #kecamatan #Guru #Desa #kapas #sederhana #kerja keras #usaha #bangilan #teh #gmni #bojonegoro #anak tunggal #keluarga #usaha sendiri