BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Hobi bernyanyi sejak kecil membuat Agnesya memilih untuk bergabung dengan unit kegiatan mahasiswa (UKM) Paduan Suara (Padus).
Mahasiswa program studi Sastra Indonesia Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya ini mulai mengikuti padus sejak mahasiswa baru pada 2020. ‘’Alhamdulillah, dari orang tua sangat mendukung. Sejak SD sering diikutkan lomba menyanyi,’’ ujarnya.
Menurutnya, untuk masuk ke UKM Padus tidak mudah. Banyak tahapan yang harus dilewati hingga dinyatakan lolos.
Tidak hanya saat proses seleksi, dalam keseharian UKM ini termasuk memiliki jam terbang tinggi. Jam latihan yang sangat padat pernah membuatnya sempat ingin menyerah.
‘’Harus bisa memunculkan ketertarikan terhadap sesuatu agar tidak berat melaluinya. Banyak alasan yang bisa membuat saya menyerah. Tapi, alasan untuk bertahan jauh lebih banyak,’’ lanjutnya.
Bertemu tokoh-tokoh hebat menjadi salah satu alasannya untuk bertahan. Bukan hanya alasan, tapi merupakan suatu kebanggaan. Dari padus, perempuan asal Desa/Kecamatan Dander, Bojonegoro ini bisa bertemu dengan Presiden RI, Gubernur Jawa Timur, hingga banyak tokoh-tokoh penting lainnya.
‘’Hal berkesan lainnya dari padus, yakni bisa menjadi pengisi acara besar 1 abad NU di GOR Delta Sidoarjo tahun ini,’’ pungkasnya. (ewi/msu)
Editor : Hakam Alghivari