RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - SMA Negeri 3 Bojonegoro merupakan salah satu Institusi pendidikan menengah atas yang terus menunjukkan eksistensinya dalam mencetak generasi muda berprestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik. Dengan visi Mewujudkan Peserta didik religius, kompeten, berliterasi dan berbudaya lingkungan. sekolah ini telah menjadi pusat pengembangan potensi siswa yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian nilai, tetapi juga pembentukan karakter dan penguatan nilai-nilai kegamaan.
Di era globalisasi dan perkembangan zaman yang begitu pesat, tantangan dunia pendidikan tidak hanya terletak pada aspek akademik semata, namun juga pada pembentukan karakter, pola hidup sehat, dan kepedulian terhadap ketahanan pangan dan lingkungan sosial. Oleh karena itu, SMA Negeri 3 Bojonegoro yang berhasil meraih predikat sebagai Sekolah Adiwiyata Nasional melakukan transformasi menyeluruh melalui gerakan School Food Care dan Gerakan Sekolah Sehat menciptakan generasi yang sehat, berkarakter kuat, dan berprestasi.
40 siswa lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) Peringkat nomor 2 se Kabupaten Bojonegoro
Dalam bidang akademik, siswa-siswi SMAN 3 Bojonegoro dinyatakan lolos (seleksi Nasinal Berdasarkan Prestasi) SNBP tahun 2025sejumlah 40 siswa yang diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) bergengsi di berbagai wilayah Indonesia, yang menduduki peringkat ke 2 perolehan siswa lolos SNBP terbanyak di tingkat SMA sederajat Kab Bojonegoro.
Sekolah Pelaksana Gerakan Sekolah Sehat (GSS) dan School Food Care (SFC)
SMA Negeri 3 Bojonegoro merupakan sekolah yang ditunjuk sebagai sekolah pelaksana pada Gerakan sekolah sehat (GSS) di tingkat SMA. Gerakan sekolah sehat bertujuan untuk menciptakan lingkungan sekolah yang mendukung siswa belajar dengan optimal yang berfokus dalam 5 aspek Kesehatan : Sehat bergizi, sehat fisik, sehat imunisasi, sehat jiwa dan sehat lingkungan. SMA Negeri 3 Bojonegoro melakukan kegiatan pembiasaan yang mendukung Gerakan sekolah Sehat seperti: Senam Sehat, Sarapan bergizi Bersama, Kantin Sehat : memastikan kantin sekolah menyediakan makanan sehat dan bergizi tanpa pengawet dan kemasan yang ramah lingkungan. Penyuluhan dan skrening kesehatan: bekerjasma dengan dinas kabupaten untuk penyluhan Kesehatan tentang Kesehatan reproduksi dan Kesehatan Paru.
Program School Food care yang digagas oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui dinas Pendidikan tidak hanya berfokus pada penyediaan pangan, tetapi juga pada pengalaman nyata serta edukasi mulai dari proses budidaya hingga pengelolaan hasilnya di pasarkan di lingkungan sekolah serta kesadaran akan pentingnya pangan sehat dan mandiri, Tri Herwidyatmono, S.Pd, M.Pd, Kepala SMA Negeri 3 Bojonegoro yang merupakan sekolah pelaksana Program School Food Care mengungkapkan bahwa, semangat dan tujuan dasar dari kegiatan ini yaitu memberikan manfaat bagi siswa dan masyarakat sekitar. SMA Negeri 3 Bojonegoro mengembangan School Food care dalam 2 bidang yaitu bidang pertanian dan perikanan, berbagai jenis komoditas dan kegiatan yang dilaksanakan di sekolah seperti penyemaian bibit ikan, penanaman pisang cavendis, cabai, kangkung selada, tomat dll. Hal ini juga didukung sekolah mempunyai potensi lahan yang luas dan bersih.
Dengan sinergi antara seluruh komponen sekolah dan dukungan masyarakat, SMA Negeri 3 Bojonegoro optimis dapat menjadi model sekolah masa depan: ramah lingkungan, sehat, penuh nilai-nilai luhur, berpresati dan mampu melahirkan generasi emas Indonesia. (*)
Editor : Hakam Alghivari