BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Cabup Setyo Wahono dan Cawabup Nurul Azizah berkomitmen atasi persoalan kelangkaan pupuk subsidi yang kerap dikeluhkan para petani. Beberapa langkah strategis akan dilakukan.
Meliputi menjalin kerja sama dengan distributor pupuk dan pemerintah pusat. Hingga, berkomitmen untuk membantu pengadaan pupuk subsidi bagi petani hutan. Melalui acara pelatihan pembuatan pupuk organik yang dilakukan oleh Kelompok Tunggak Tani di Dusun Sekidang, Desa Soko, Kecamatan Temayang Rabu (16/10).
Menurut Cabup Wahono, dapat membantu para petani yang tidak mendapat jatah pupuk subsidi, khususnya bagi para petani hutan. Mengingat, ketersediaan pupuk penting untuk mendukung produktivitas pertanian.
’’Kami lagi berusaha untuk menaikkan kuota pupuk subsidi di Bojonegoro yang selama ini hanya 70 persen ketersediaannya,” ujarnya. Dia mengatakan, pupuk organik bisa menjadi alternatif menghadapi persoalan pupuk.
Sehingga, pelatihan pupuk organik ini dapat mempermudah petani hutan untuk mendapatkan pupuk secara mandiri ke depan. Terlebih, mengingat jumlah petani hutan di Bojonegoro yang cukup besar. ’’Petani hutan itu di Bojonegoro jumlahnya hampir 30 hingga 40 persen,” pungkasnya. (ewi/bgs)
Editor : Yuan Edo Ramadhana