Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

PKK Bojonegoro Luncurkan Program Gayatri, Cantika Wahono Dorong Keluarga Mandiri dan Cukup Gizi

Muhammad Suaeb • Jumat, 8 Mei 2026 | 08:00 WIB
LAUNCHING: Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bojonegoro didampingi Bupati Bojonegoro luncurkan program Gayatri dalam rangka peringatan BBGRM, dan Hari Gerak Kesatuan PKK ke-54 di Taman Pinggir Gawan (TPG), kemarin (7/5). (ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)
LAUNCHING: Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bojonegoro didampingi Bupati Bojonegoro luncurkan program Gayatri dalam rangka peringatan BBGRM, dan Hari Gerak Kesatuan PKK ke-54 di Taman Pinggir Gawan (TPG), kemarin (7/5). (ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bojonegoro, Cantika Wahono meluncurkan program Gerakan Peternak Ayam Petelur Mandiri (Gayatri) dalam rangkaian Puncak Peringatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XXIII dan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-54 Tahun 2026 di Kabupaten Bojonegoro.

Kegiatan yang digelar di Taman Pinggir ngGawan (TPG), Desa Pilanggede, Kecamatan Balen, kemarin (7/5). Dihadiri Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah, Staf Ahli Pemerintah Provinsi Jawa Timur Budi Raharjo, jajaran Forkopimda, kepala OPD, pengurus dan kader PKK dari berbagai tingkatan, serta tamu undangan lainnya.

Program Gayatri menjadi salah satu program unggulan PKK Bojonegoro yang difokuskan pada peningkatan gizi keluarga melalui pemenuhan protein hewani sekaligus pemberdayaan ekonomi rumah tangga dengan memanfaatkan lahan pekarangan.

Dalam sambutannya, Cantika Wahono mengungkapkan rasa syukur atas pelaksanaan launching program tersebut. Ia menegaskan bahwa PKK hadir untuk mendorong keluarga agar lebih mandiri, sehat dan produktif.

“Pengembangan Gayatri ini bertujuan untuk peningkatan gizi keluarga dalam konsumsi protein hewani. PKK bergerak mendorong dan memotivasi ibu-ibu rumah tangga agar berdaya dan produktif dengan memanfaatkan tanah pekarangan yang ada,” ujarnya.

Menurutnya, kecukupan gizi keluarga menjadi fondasi penting dalam menciptakan generasi emas Indonesia di masa depan. Karena itu, program Gayatri diharapkan dapat berjalan berkesinambungan dan memberi dampak nyata bagi masyarakat Bojonegoro.

“Dengan gizi yang cukup akan menjadikan keluarga sehat, kuat dan melahirkan generasi emas bangsa,” tambahnya.

Cantika juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader PKK Kabupaten Bojonegoro yang selama ini menjadi motor penggerak berbagai program pemberdayaan masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Cantika Wahono juga menyinggung momentum Hari Kesatuan Gerak PKK ke-54 Tahun 2026 yang mengangkat tema “Kuatkan 10 Program Pokok PKK, Laksanakan Apa yang Kita Ucapkan Menuju Indonesia Emas 2045”.

Ia menegaskan, tema tersebut menjadi pengingat bahwa gerakan PKK harus kembali pada jati dirinya sebagai gerakan pemberdayaan keluarga berbasis 10 program pokok PKK.

“PKK bukan sekadar organisasi, melainkan sebuah gerakan yang tumbuh dan bergerak bersama keluarga Indonesia,” tegasnya.

Menurutnya, PKK merupakan mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan berbasis keluarga yang berkelanjutan. Karena itu, kader PKK didorong terus meningkatkan kapasitas diri, memperkuat sinergi dan memanfaatkan teknologi informasi agar program-program yang dijalankan lebih efektif dan tepat sasaran.

Cantika juga mengajak seluruh kader PKK untuk terus mengembangkan program-program unggulan daerah, mulai dari pemanfaatan lahan pekarangan, penguatan ketahanan pangan keluarga, hingga peningkatan ekonomi produktif masyarakat.

Sementara itu, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono memberikan apresiasi terhadap peran besar kader PKK dalam mendukung program pemerintah daerah.

Menurutnya, perempuan khususnya kader PKK memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan keluarga, pendidikan anak, kesehatan hingga keharmonisan rumah tangga.

“PKK punya tugas yang sangat berat. Ibu-ibu menjadi tiang keluarga dan masa depan bangsa,” ujar Wahono.

Ia juga mengapresiasi kontribusi PKK dalam membantu pemerintah daerah menyosialisasikan berbagai program, mulai dari penanganan stunting, pengentasan kemiskinan hingga edukasi kesehatan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Wahono turut mengingatkan pentingnya menjaga budaya gotong royong yang menjadi warisan leluhur masyarakat Indonesia.

“Saya yakin dengan semangat gotong royong kita mampu mempercepat pembangunan, mengatasi berbagai persoalan sosial serta memperkuat ketahanan masyarakat,” katanya.

Peringatan BBGRM dan Hari Kesatuan Gerak PKK tersebut diharapkan menjadi momentum memperkuat semangat kebersamaan, kepedulian sosial serta kolaborasi seluruh elemen masyarakat menuju Bojonegoro yang bahagia, makmur dan membanggakan. (*/tih)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#gerakan pkk #cantika wahono #pemberdayaan #gayatri #pkk