RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Pemkab Blora akhirnya mengevaluasi anggaran internet, yang selama lima tahun mencapai Rp 14,7 miliar. Tahun ini, anggaran masih menyentuh Rp 2,5 miliar dan digunakan untuk 18 dinas, 5 badan, 2 kantor, serta 16 kecamatan.
Data BPPKAD mencatat, anggaran internet sempat menyentuh Rp 4,77 miliar pada 2022, lalu turun dan stabil di kisaran Rp 2,4 – Rp2,5 miliar hingga 2026. Sementara Dinkominfo sendiri mengelola anggaran sekitar Rp 2,7 miliar dalam lima tahun terakhir.
Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) ditunjuk sebagai tim evaluasi. Kepala Dinkominfo Pratikto Nugroho mengatakan, tim mulai mengidentifikasi kebutuhan ril internet di tiap OPD.
‘’Sudah dibentuk tim, sekarang mulai menghitung kebutuhan internet di masing-masing OPD,” ujarnya.
Baca Juga: Anggaran Internet Pemkab Blora Capai Rp 2,56 Miliar, Termasuk Biaya Aplikasi Kreasi Konten
Evaluasi dilakukan bertahap. Awalnya internal Dinkominfo, lalu dilanjutkan dengan desk bersama OPD. Koordinasi lanjutan dijadwalkan pekan depan. Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Komang Gede Irawadi menegaskan, evaluasi penting di tengah efisiensi anggaran dan penerapan work from home (WFH).
Menurutnya, langganan internet harus sesuai kebutuhan, bukan sekadar mengejar kecepatan. ‘’Jangan sampai kebutuhannya kecil tapi langganannya besar,” tegasnya.
Ia menambahkan, evaluasi difokuskan pada kebutuhan eksternal seperti wifi dan hotspot, sementara kebutuhan vital seperti server tetap diprioritaskan. (hul/ind)
Editor : Yuan Edo Ramadhana