RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Momen lebaran memang sudah cukup lama berlalu, namun silaturahmi tetap harus terjaga. Sehingga, Komando Distrik Militer (Kodim) 0813 Bojonegoro menjalin silaturahmi bersama berbagai jurnalis wilayah Bojonegoro pada Jumat siang (3/4) untuk menjaga hubungan antara pihak militer dengan media.
Sambil beramah-tamah dengan jurnalis yang hadir, Komandan Distrik Militer (Dandim) 0813 Bojonegoro, Letkol Inf. Dedy Dwi Wijayanto memaparkan program kerja Kodim 0813 untuk tahun 2026. Setidaknya, ada beberapa program yang dicanangkan sesuai arahan dari satuan TNI dan Pemerintahan RI.
Yang menjadi pekerjaan utama adalah mengawal pembangunan dan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai pusat perekonomian masyarakat. “Tidak hanya pembangunan saja yang penting, namun juga operasional dan kegiatan demi kemandirian ekonomi masyarakat,” jelas Letkol Dedy.
Baru-baru ini, berbagai KDKMP menerima modal usaha berupa 57 unit truk Mitsubishi Canter dan 50 pick-up Mahindra Scorpio. Saat ini 70 unit bangunan KDKMP telah terbangun, dengan target tuntas pada perayaan HUT Kemerdekaan RI mendatang.
Baca Juga: Plafon KDMP Desa Padang yang Ambrol Sudah Diperbaiki, Targetkan 382 KDMP Beroperasi pada HUT RI
“Ke depan unit yang telah 100 persen terbangun didorong untuk melengkapi kelengkapan dari PT Agrinas, serta minggu ini bakal menerima perlengkapan interior berupa rak dan AC. Harapannya, pada 17 Agustus, 382 unit KDKMP dapat selesai 100 persen dan dapat langsung operasional,” lanjut Letkol Dedy.
Selain KDKMP, Kodim 0813 juga mengawal pembangunan berbagai Jembatan Garuda di wilayah pelosok. Dengan ini, konektivitas masyarakat desa menjadi lebih mudah dengan memulihkan jembatan rusak atau membangun jembatan baru.
“Kodim memiliki program pembuatan jembatan secara swakelola bekerjasama dengan pemerintah desa dan masyarakat. Saat ini, sedang dibangun 10 jembatan dan juga ada tiga jembatan dalam proses pengajuan, dengan anggaran swadaya dari Angkatan Darat, diharapkan pembangunan dapat lebih merata,” papar Letkol Dedy.
Menurut catatan Letkol Dedy, jembatan saat ini dibangun di Kecamatan Malo, Kasiman, Tambakrejo, Nraho, Gondang, Temayang, dan Sumberrejo. “Target 40 hari tuntas, namun menimbang perubahan cuaca yang dapat terjadi bisa diperpanjang hingga tiga bulan,” tambah Letkol Dedy.
Kemudian, Kodim 0813 Bjuga berencana turut serta dalam penanggulangan kekeringan yang sering terjadi di wilayah Bojonegoro. “Kami akan siapkan tim geolistrik yang bertugas mencari sumber air, serta membantu pelaksanaan pengeboran,” ujar Letkol Dedy.
Untuk para jurnalis, Letkol Dedy berharap dapat menjaga hubungan baik, baik secara profesional maupun pribadi. “Kalau sudah saling bersaudara, apapun jadi lebih mudah disampaikan,” ujarnya. (edo/bgs)
Editor : Yuan Edo Ramadhana