RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Pengadaan barang dan jasa (PBJ) Pemkab Blora sudah mulai dilakukan sejak bulan lalu. Bahkan hingga awal bulan ini, ada dua tender bernilai fantastis yang sudah masuk untuk percepatan penyerapan anggaran.
Kabag PBJ Setda Blora Widyaningsih mengatakan, untuk percepatan PBJ saat ini masuk tahap perencanaan pengadaan input dan pengumuman rencana umum pengadaan (RUP).
‘’Saat ini sudah ada dua paket tender dari DPUPR (Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang) Blora yang sudah diproses,’’ terang Widya kepada Jawa Pos Radar Bojonegoro.
Ia menjelaskan, total dua tender tersebut bernilai miliaran rupiah. Yakni paket peningkatan jalan Turirejo-Palon -Nglobo, Kecamatan Jepon dan Jiken, dengan harga perkiraan sendiri (HPS) Rp 1,2 miliar.
Lalu ada paket penanganan longsoran ruas jalan Randublatung-Getas, Kecamatan Randublatung dan Kradenan, dengan HPS senilai Rp 665 juta.
‘’Jika dilihat di SPSE (sistem pengadaan secara elektronik) INAPROC, awal kontrak (dua tender, red) dilakukan Tanggal 29 Januari,’’ terang Widya.
Ia menambahkan, saat ini juga dilakukan percepatan PBJ, agar penyerapan anggaran dapat maksimal. Dengan harapan pemanfaatan dapat dimanfaatkan.
‘’Pengadaan barang dan jasa lebih awal, anggaran lebih awal bisa terserap, hasil dari PBJ segera bisa dimanfaatkan dan memberikan dampak positif terhadap perekonomian,’’ pungkasnya. (hul/ind)
Editor : Yuan Edo Ramadhana