RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Salah satu subdomain dari website resmi Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bojonegoro diduga mengalami gangguan keamanan siber. Alamat website http://pbb.bapendabojonegoro.id/ menampilkan judul tidak wajar yang mengarah pada konten permainan judi online (judol), Kamis (29/1).
Berdasar hasil penelusuran mesin pencari, judul halaman website Bapenda Bojonegoro hingga kemarin (30/1), masih muncul dengan frasa “Pembayaran PBB – Slot Mahjong”. Ketika link tersebut diklik, otomatis tidak bisa dibuka, karena kena blokir Komdigi. Kondisi itu memicu dugaan adanya aksi peretasan pada sistem website milik instansi pemerintah tersebut.
Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Bojonegoro Alit Saksama Purnayoga menegaskan, bahwa tidak seluruh website organisasi perangkat daerah (OPD) berada dalam pengelolaan Dinkominfo.
“Untuk website memang dikelola (Bapenda) sendiri,” terangnya, kemarin (30/1). Menurutnya, Dinkominfo hanya mengelola website tertentu. Sementara, sejumlah OPD memiliki kewenangan mandiri dalam pengelolaan teknis website, termasuk website Bapenda.
Diketahui, kasus dugaan peretasan website lembaga pemerintahan di Bojonegoro bukan kali pertama terjadi. Berdasar catatan sejumlah peristiwa sebelumnya, website DPRD Bojonegoro tercatat dua kali diretas sepanjang 2023.
Disusul pada Desember 2024 lalu, website BojonegoroKarir.com yang dikelola Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker) Bojonegoro sempat berubah tampilan dan memuat konten judol. Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak Bapenda Bojonegoro terkait penyebab gangguan tersebut. (dan/bgs)
Editor : Yuan Edo Ramadhana