RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Sebanyak 18 truk bantuan dari warga Bojonegoro dikirimkan untuk para korban bencana banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera, meliputi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Meliputi 8 truk diberangkatkan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) pada Senin (8/12) dan 10 truk diberangkatkan dari Dinas Sosial (Dinsos) Bojonegoro kemarin (9/12).
Wakil Bupati (Wabup) Bojonegoro Nurul Azizah mengapresiasi kepada seluruh lembaga, relawan, dan masyarakat yang telah berkontribusi dalam penggalangan bantuan. Kepedulian masyarakat terbukti dari bantuan yang terkumpulkan.
“Ini adalah gerakan hati. Tanpa kekuatan kepedulian dari seluruh pihak, tidak mungkin bantuan ini bisa terkumpul dan diberangkatkan dalam waktu singkat,” tuturnya.
Doa terbaik untuk para korban bencana di tiga provinsi tersebut juga diheningkan bersama saat apel keberangkatan. Juga, untuk kelancaran penyaluran bantuan.
Seperti sebelumnya, truk memuat logistik bantuan ini dikirimkan menuju titik pengumpulan di Surabaya kemudian ke lokasi bencana di Sumatera.
Di samping pesan kepedulian, imbauan untuk terus menjaga alam juga disampaikan orang nomor dua di Pemkab Bojonegoro tersebut kepada seluruh elemen masyarakat.
“Kita harus mencintai alam dan menyatu dengan alam, sebab jika kita mencintai alam, alam juga sebaliknya akan mencintai kita,” pesannya.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Bojonegoro, Heru Wicaksi mengatakan, bantuan yang dihimpun di BPBD Bojonegoro akan diserahkan ke BPBD Jawa Timur. Kemudian, disalurkan ke lokasi bencana di pulau Sumatera.
Disampaikan terima kasih kepada organisasi perangkat daerah (OPD), pelajar, civitas akademisi, organisasi sosial kemasyarakatan dan semua pihak yang telah memberikan donasi.
Tercatat, sebanyak 124 donatur yang telah mengirimkan bantuan sejak donasi dibuka mulai tanggal 3 Desember hingga 6 Desember 2025 pukul 22.00 WIB melalui BPBD. Dengan rincian, sembako, 30.417 kg beras, 1.128 dus mie instan, 200 pcs kecap, 268 liter minyak goreng, 1.875 pcs susu, 732 pcs susu UHT, 673 pcs sarden, 213 kilogram gula, 239 teh/kopi, 135 dus air mineral, 1.531 dus makanan ringan dan lain lain sebanyak 406 pcs.
Kemudian, kidware yang terdiri dari 385 pcs set perlengkapan bayi dan makanan bayi, 529 pcs/ball pampers anak, 31 pcs pampers dewasa, 9 gendong bayi, 162 pcs pakaian bayi, 11 pcs handuk bayi, 42 pcs selimut bayi, 3 pcs bantal guling, 170 set mandi anak anak, 397 pcs lain-lain.
Juga, family kit, 463 shampo, 557 sabun mandi, 147 sabun cuci, 253 pasta gigi, 147 sikat gigi, 280 pembalut wanita, 87 pcs handuk, 50 pcs selimut, 58 pcs perlengkapan ibadah, 222 pcs lain lainnya seperti tisu dan tisu basah. Serta, perlengkapan sekolah, 76 pcs tas sekolah, 64 pack buku tulis, 576 pcs pensil, 6 kotak tipe x, 4 pack penghapus, 5 pot rautan, 576 pcs bulpen, 10 dus kotak pensil, 50 pcs kaos kaki, dan 50 lembar terpal.
“Menyikapi bencana alam di Indonesia ini, tidak mungkin kita bisa melakukan semuanya dengan sendiri kita, maka mari kita tingkatkan sinergitas kita,” lanjutnya.
Sementara itu, pada 10 truk logistik bantuan yang diberangkatkan dari Dinsos Bojonegoro, kemarin (9/12). Meliputi, beras, minyak goreng, susu, sembako, perlengkapan anak, obat-obatan, serta kebutuhan dasar lainnya. (*/ewi)
Editor : Yuan Edo Ramadhana