Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

86 SPPG Sudah Beroperasi di Bojonegoro: Belum Penuhi Standardisasi, Masih Melengkapi SLHS dan Pengelolaan Sampah

Dhani Wahyu Alfiansyah • Kamis, 16 Oktober 2025 | 14:15 WIB
BELUM STANDARD: Sebanyak 86 dapur MBG Bojonegoro telah beroperasi. Namun hingga kemarin (15/10), masih melengkapi persyaratan SLHS.
BELUM STANDARD: Sebanyak 86 dapur MBG Bojonegoro telah beroperasi. Namun hingga kemarin (15/10), masih melengkapi persyaratan SLHS.

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Sebanyak 86 dapur makan bergizi gratis (MBG) di Kabupaten Bojonegoro telah beroperasi. Namun hingga kemarin (15/10), masih melengkapi persyaratan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) serta pengelolaan sampah.

Belum adanya standardisasi sejak awal program menjadi salah satu alasan Satuan Pelayanan dan Pemenuhan Gizi (SPPG) belum memiliki sertifikat. “Karena memang dulu belum ada (syarat SLHS), jadi saat ini baru dilengkapi,” terang Kepala SPPG Rajekwesi Friska Oktaviani Yashinta.

Meski begitu, SPPG yang pertama berdiri di Bojonegoro itu, kini mulai melakukan pengolahan sampah bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH). “Kalau sampah sudah ada pengolahan, setiap hari diangkut oleh DLH,” imbuhnya.

Kepala Bidang (Kabid) Persampahan DLH Bojonegoro Ahmad Sholeh Fatoni menjelaskan, bahwa hingga kemarin, baru satu SPPG yang mengelola sampah bersama DLH. “Belum ada penambahan,” terangnya.

Ilustrasi Pelaksanaan MBG di Bojonegoro (AINUR OCHIEM/RADAR BOJONEGORO)
Ilustrasi Pelaksanaan MBG di Bojonegoro (AINUR OCHIEM/RADAR BOJONEGORO)

Terpisah, mantan pimpinan DPRD sekaligus praktisi hukum Agus Susanto Rismanto menilai, program MBG yang telah berjalan masih belum memiliki standardisasi yang jelas, baik dalam hal penyajian makanan maupun laporan pertanggungjawaban.

 “Jadi belum memenuhi kaidah umum atau norma hukum penyediaan barang dan jasa yang berasal dari keuangan negara,” ujarnya.

Sementara itu, berdasarkan data Badan Gizi Nasional (BGN) per 15 Oktober 2025, tercatat sudah ada 86 SPPG yang beroperasi di Kabupaten Bojonegoro. (dan/msu)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#Sampah #SLHS #dapur MBG #pengelolaan sampah #BGN #Makan Bergizi Gratis #SPPG #bojonegoro #Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi #DLH Bojonegoro #lingkungan hidup #DLH #Mbg