RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Kabupaten Bojonegoro kembali menerima kucuran Dana Bagi Hasil (DBH) Sumber Daya Alam (SDA) sebanyak Rp 389 miliar pada Selasa (30/9). Sehingga, total DBH SDA yang telah diterima Bojonegoro per September 2025 sekitar Rp 1,55 triliun dari total alokasi Rp 1,94 triliun.
Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Bojonegoro, Teguh Ratno Sukarno menyampaikan, KPPN Bojonegoro kembali menyalurkan DBH SDA sebesar Rp 389 miliar di September 2025.
Di antaranya, Rp 386 miliar DBH minyak bumi; Rp 2,2 miliar DBH gas bumi; Rp 322 juta DBH minerba; Rp 144 juta DBH kehutanan; dan Rp 170 juta DBH perikanan. ’’Sehingga, total DBH SDA ke Kabupaten Bojonegoro sampai dengan September 2025 adalah Rp 1,55 triliun,” terangnya.
Teguh melanjutkan, total alokasi APBN untuk DBH SDA di Bojonegoro tahun ini sebesar Rp 1,94 triliun. Dari jumlah tersebut, sudah disalurkan sekitar Rp 1,55 triliun. Tepatnya, 80 persen dari alokasi APBN 2025.
Dengan rincian, alokasi APBN untuk DBH SDA minyak bumi sekitar Rp 1,93 triliun, telah 80 persen, setara dengan Rp 1,54 triliun; DBH SDA gas bumi yang dialokasikan Rp 11 miliar, telah salur 8,8 miliar atau 80 persen.
Kemudian, DBH SDA Minerba yang dialokasikan Rp 1,9 miliar, telah salur 83,49 persen atau setara Rp 1,6 miliar; DBH SDA kehutanan yang dialokasikan Rp 720 juta, telah salur 576 juta atau 80 persen dari alokasi.
Lalu, DBH perikanan yang dialokasikan Rp 851 juta, telah salur Rp 680 juta atau 80 persen; terakhir, DBH SDA gas bumi yang dialokasikan sekitar Rp 13 juta, telah salur 100 persen hingga saat ini. ’’Penyaluran DBH SDA masih sisa Rp 389 miliar untuk tahun ini,’’ pungkasnya. (ewi/bgs)
Editor : Yuan Edo Ramadhana