RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto kunjungi Blora, Kamis sore (24/7). Dalam kunjungan tersebut, ia meluncurkan program Gerakan Menanam Anti Rugi (GEMAR) yang bertujuan untuk meningkatkan potensi produksi komoditas pangan dari pertanian.
Yandri mengatakan, program tersebut sesuai dengan Astacita keenam yang digagas Presiden Prabowo Subianto terkait ketahanan pangan. ‘’Ini program bagus. Bisa memukul momok petani selama ini. Khususnya di Blora,’’ jelasnya.
Menurutnya, momok yang disebut ialah renternir atau tengkulak yang menghambat aktivitas masyarakat pertanian. ‘’Banyak yang takut merugi pas menanam. Padahal penopang swasembada pangan,’’ ujarnya.
Menurutnya Blora memiliki potensi jagung dan padi yang menjadi komoditas utama sesuai program pemerintah pusat terkait ketahanan pangan. ‘’Jadi nanti program ini untuk memitigasi pertanian. Kami kawal dari hulu sampai hilir untuk mewujudukan program astacita,’’ jelasnya.
Ia bahkan mengatakan, potensi pangan di desa sangat tinggi. ‘’Swasembada pangan itu ada desa. Semua kebutuhan pokok hampir ada di desa. Apalagi soal pangan,’’ jelasnya. (hul/edo)
Editor : Yuan Edo Ramadhana