Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Pemkab Blora Kembangkan Pertanian Organik Bersama NU Jateng

Yuan Edo Ramadhana • Rabu, 16 Juli 2025 | 23:47 WIB
Photo
Photo

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Pemerintah Kabupaten Blora secara resmi menjalin kerja sama dengan PC NU Kabupaten Blora untuk pengembangan pertanian organik. Langkah tersebut merupakan komitmen serius untuk mewujudkan pertanian organik di Kabupaten Blora.

Penandatanganan kerja sama dilakukan Selasa (15/7/2025) di Gedung PWNU Jawa Tengah, antara Bupati Blora Dr. H. Arief Rohman dengan Ketua PCNU Blora HM. Fatah, M.Ed. Ikut menyaksikan, Rois Syuriah PWNU Jawa Tengah KH. Ubaidullah Shodaqoh dan Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah KH. Abdul Ghoffar Rozin. Termasuk juga ikut hadir menyaksikan, seluruh kepala dinas dan camat, berikut Ketua MWC NU dari seluruh kecamatan di Kab.Blora.

Bupati Arief mengungkap, Blora memiliki potensi pertanian dan peternakan yang menjanjikan, kondisi pertanian di Blora bahwa merupakan penghasil padi terbesar ke 6 di Jawa Tengah, termasuk penghasil lumbung pangan juga.

Sementara itu untuk jagung, demikian Bupati, Blora yang terbesar kedua setelah Grobogan. selain itu Blora juga memiliki potensi peternakan yang besar salah satunya sapi. Ini merupakan potensi adanya bahan baku untuk pembuatan pupuk organik yang melimpah.

“Dengan berdasar potensi ini kami ingin mengajak NU untuk nanti bersatu, antara ulama dan umara ini bersatu, makanya kita hadirkan Camat dan MWCNU ini agar nantinya setiap kecamatan ini punya demplot percontohan pertanian organik,” ungkap Bupati Arief

Belum lagi, masih menurut Bupati Arief Rohman, mayoritas warga NU maupun Kabupaten Blora merupakan petani dan peternak. Sektor tersebut mampu menjadi salah satu penyumbang pertumbuhan ekonomi di Blora, pada triwulan terakhir ini pertumbuhannya mencapai 6,8%.

Pemerintah Provinsi dapat mendukung upaya Blora dalam pengembangan pertanian organik. Hal tersebut sejalan dengan harapan Gubernur untuk mewujudkan ketahanan pangan. Termasuk dukungan dari PWNU Jawa Tengah dan lembaganya, yang telah mendampingi dan mendukung pertanian organik di Blora.

Bupati yang akrab disapa Gus Arief tersebut bertekad untuk mewujudkan Blora sebagai kabupaten organik. “Kita niatkan juga menyuburkan bumi ciptaan Allah SWT, semoga bermanfaat unutk Kabupaten Blora dan kita bertekad menjadi salah satu kabupaten organik yang ada di Jawa Tengah,” lanjut Bupati.

Atas upaya Bupati Blora, Ketua PWNU Jawa Tengah KH Abdul Ghoffar Rozin berharap agar kedepan Blora bekerja sama dengan PCNU bisa menjadi pelopor dalam pengembangan pertanian organik.

Bahkan kedepan program tersebut diharapkan dapat ikut berkontribusi dalam meningkatkan perekonomian masyarakat,mengatasi persoalan gizi, membantu pengentasan kemiskinan, dan sebagainya.

Ia juga optimis, bahwa program tersebut akan bermanfaat untuk mewujudkan ketahanan pangan.

“Terima kasih PWNU mengucapkan selamat sekaligus terima kasih atas inisiatif yang sangat baik ini, penandatanganan MoU antara PCNU dengan Bapak Bupati ini inisiatif yang harus kita dorong bersama, tentu PWNU berharap besar, program ini akan berhasil di masa depan untuk ketahanan pangan kita,” jelas Gus Rozin.

“Karena programnya sebetulnya sejatinya sudah berjalan maka kami yakin, seyakin-yakinnya proyek tindak lanjutnya juga akan komplit, nyata, sustain, dan semoga ini bisa menjadi kabar baik juga untuk pemerintah daerah lain,” sambungnya.

Senada, Ketua PCNU Blora, HM Fatah siap untuk menindaklanjuti kerja sama tersebut. Ia akan terus mendorong agar segenap MWC dapat merealisasikan kerja sama ini dalam bentuk konkret.

“ Kita akan berupaya semampu yang kita bisa, kita maksimalkan lembaga pengembangan pertanian PCNU Blora tentu dengan arahan juga dari LPP PWNU Jawa Tengah, dan para romo kyai,” ungkapnya

Termasuk,PCNU Blora siap untuk mendukung harapan Bupati untuk terwujudnya kabupaten organik.

“Semoga ini bersama-sama kita bisa mewujudkan di Blora, Insya Allah kita akan menapaki ini, kita akan serius untuk bersama-sama mendukung apa yang digagas oleh Pak Bupati Blora ini semoga blora benar-benar bisa menjadi kabupaten pelopor pertanian organik,” terangnya

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Jawa Tengah Defransisco Dasilva Tavares, SP., M.Si, mendukung dan menyambut baik rencana pengembangan pertanian organik di Blora. Pihaknya juga optimis dengan kerja sama NU dan Pemkab Blora ini pertanian organik di Blora dapat berkembang.

“Ini sudah dilakukan oleh Blora melalui inisiatif dari pak Bupati ini kami sampaikan dan kami akan laporkan bahwa Pak Bupati sudah mengawal ini dan kita siap mendampingi teman-teman petani organik di Blora. Mudah-mudahan kita cita-cita bahwa blora menjadi kabupaten organik ini akan segera tercapai,” harapnya. (Adv)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#Arief Rohman #peternak #pertanian organik #nahdlatul ulama #pcnu #kerja sama #Petani #Jawa Tengah #Pertanian #Abdul Ghoffar Rozin #mwcnu #Pemkab Blora #PWNU Jawa Tengah #nu #blora #jateng #bupati blora