Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

KPH Bojonegoro: Belum Ada Pihak Mengajukan Izin Kelola Gunung Pandan

Yuan Edo Ramadhana • Kamis, 16 Januari 2025 | 19:00 WIB
PENDAKIAN: Keseruan para pendaki usai menaklukkan puncak Gunung Pandan yang berlokasi di Desa Klino, Kecamatan Sekar.  (ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)
PENDAKIAN: Keseruan para pendaki usai menaklukkan puncak Gunung Pandan yang berlokasi di Desa Klino, Kecamatan Sekar. (ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)

 

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Puncak Gunung Pandan menjadi satu-satunya destinasi alam tertinggi di Bojonegoro, tepatnya 897 meter di atas permukaan laut (MDPL). Kini, menjadi jujugan rerata pendaki. Namun, disesalkan belum dikelola maksimal sebagai wisata alam. Terbukti belum ada ada pengajuan izin di pihak Perhutani sebagai pemangku wilayah.

’’Belum ada (pengajuan izin) dari pihak mana pun,” beber Kepala Sub Seksi (KSS) Hukum dan Kepatuhan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Bojonegoro Sunyoto kemarin (15/1).  Sebelumnya, dijelaskan Gunung Pandan masuk ke dalam kawasan hutan di bawah Balai Kesatuan Pengelolaan Hutan (BKPH) Deling KPH Bojonegoro.

Nyoto, sapaan akrabnya, melanjutkan, pihaknya tengah merencanakan untuk pengelolaan Gunung Pandan. Dimulai dengan agenda penanaman pohon di sekitar gunung. Di antaranya pohon alpukat, kelengkeng, nangka, serta matoa.

’’(Penanaman pohon) untuk kelestarian. Masyarakat sekitar juga antusias terkait itu. Dan, untuk kerja sama terbuka bagi seluruh pihak,” imbuhnnya. Menurut dia, kawasan Gunung Pandan berpotensi sebagai wisata alam. Sebab, satu-satunya destinasi yang masih alami dan lestari.

Sementara itu, Waka Adm KPH Bojonegoro Kiswanto menambahkan, hingga kini belum ada pengajuan izin dari pihak mana pun, termasuk Pemerintah Desa (Pemdes) Klino, Kecamatan Sekar. Prinsipnya, lanjut dia, pihaknya terbuka dalam kerja sama untuk mengelola kawasan hutan sesuai ketentuan berlaku.

Dia mengklaim, perhutani tidak pernah mempersulit dan menghalangi pihak yang ingin bekerja sama. ’’Bahkan, kami mengharap pada pihak-pihak yang bersedia bekerja sama mengelola Gunung Pandan,” katanya.

Sebelumnya, Kepala Desa (Kades) Klino, Kecamatan Sekar Dwi Nurjayanti membenarkan, bahwa mulai banyak orang mendaki Gunung Pandan. ’’Ini lagi viral di TikTok,’’ katanya, Senin (13/1).

Dwi menyampaikan, meski banyak yang mulai mendaki dan berkunjung, pendakian Gunung Pandan belum ada yang mengelola. Pemdes juga belum ada rencana ke sana (pengelolaan). ’’Belum ada rencana mengelola,” ungkapnya. (yna/bgs)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#gunung pandan #mdpl #klino #Wisata #pandan #pendakian #penanaman pohon #SEKAR #mendaki #kph #Izin #Pengelolaan #perhutani #kelestarian #bojonegoro #tiktok #KPH Bojonegoro #wisata alam #Pendaki #destinasi alam #Gunung