RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro kembali menerima kucuran dana bagi hasil (DBH) sumber daya alam (SDA). Terbesar, yakni DBH SDA sektor Minyak dan gas bumi (migas) yang mencapai Rp 188,2 miliar tersalur ke rekening kas daerah (kasda) hari ini (21/7).
Berdasarkan data Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Bojonegoro, penyaluran DBH migas di Bojonegoro telah dilakukan sebanyak empat kali. Penyaluran pertama dilakukan pada 21 Januari 2026. Dengan rincian, sebanyak Rp 91,9 miliar penyaluran minyak bumi dan Rp 2,1 miliar untuk gas bumi.
Baca Juga: DBH PBB Masih Menyisakan Rp175 Miliar
Kemudian, pada 31 Maret 2026 disalurkan Rp 137,9 miliar DBH minyak bumi dan Rp 3,2 miliar untuk gas bumi. Rp 137,9 miliar DBH minyak bumi dan Rp 3,2 miliar DBH gas bumi disalurkan pada 31 Mei 2026. Dan, kembali disalurkan DBH minyak bumi sebanyak Rp 183,9 miliar serta Rp 4,2 miliar DBH gas bumi tepat pada hari ini (21/7).
Kepala KPPN Bojonegoro, Teguh Ratno Sukarno menyampaikan, penyaluran DBH SDA migas di Bojonegoro telah mencapai 60 persen per hari ini (21/7). Dengan rincian, Rp 919,6 miliar alokasi DBH SDA minyak bumi, telah tersalur sekitar Rp 551,7 miliar. Selanjutnya, dari alokasi APBN Rp 21,3 miliar untuk DBH SDA gas bumi tahun ini, telah tersalur Rp 12,8 miliar.
‘’Untuk penyaluran DBH SDA minyak bumi masih sisa Rp 367,8 miliar. Sedangkan, untuk DBH SDA gas bumi tersisa Rp 8,5 miliar,’’ terangnya.
Baca Juga: DBH PBB Migas Cair Rp 72,1 Miliar dari Pagu Rp 288,7 Miliar
Selain DBH SDA migas, beberapa DBH SDA sektor lain juga disalurkan hari ini (21/7). Meliputi, DBH SDA mineral dan batu bara (minerba) Rp199,8 juta dan DBH SDA pertanian sekitar Rp50,4 juta. Sehingga, total dana yang akan diterima Bojonegoro mencapai sekitar Rp188,45 miliar.
‘’Disalurkan DBH SDA ke Kabupaten Bojonegoro sebanyak Rp 188,45 miliar pada hari ini (21/7), sesuai Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D),’’ pungkasnya. (ewi/msu)
Editor : Farhan Reza Ardiansyah