Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Sebulan Transaksi Tembus Rp 2,8 Miliar, Capaian Sumur Minyak Rakyat Plantungan

Achmad Syaeroyzi • Jumat, 17 Juli 2026 | 08:40 WIB
PRODUKTIF: Proses pengiriman minyak dari sumur minyak di Desa Plantungan, Kecamatan Blora. (ACHMAD SYAEROYZI/RDR.BJN)
PRODUKTIF: Proses pengiriman minyak dari sumur minyak di Desa Plantungan, Kecamatan Blora. (ACHMAD SYAEROYZI/RDR.BJN)

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Sumur minyak rakyat yang dikelola di bawah naungan Koperasi BME terus menunjukkan perkembangan. Bulan Juni misalnya, total produksi sumur minyak rakyat di Desa Plantungan, Kecamatan Blora sekitar 380 ribu liter. Dalam sebulan nilai transaksinya tembus sekitar Rp 2,8 miliar. 

Ketua Koperasi BME, Sutrisno mengatakan, capaian tersebut berasal dari produksi rata-rata sekitar 15 ribu liter per hari. Saat ini, pihaknya juga tengah mengajukan pencairan tahap kedua. Dalam setengah bulan, produksi dari Desa Plantungan tercatat mencapai sekitar 175 ribu liter, dengan nilai transaksi sekitar Rp 1,4 miliar.

‘’Untuk saat ini transaksi baru berasal dari Desa Plantungan. Pada Juni lalu nilai transaksinya mencapai sekitar Rp 2,8 miliar, dengan total produksi kurang lebih 380 ribu liter,’’ ujarnya.

Baca Juga: Penambang Sumur Rakyat Desa Plantungan Tuntut Transparansi dari Blora Migas Energi

Sutrisno menjelaskan, potensi produksi di sejumlah wilayah lain sebenarnya cukup besar. Namun, masih terdapat sejumlah kendala teknis yang membuat minyak belum dapat dipasarkan.

Di Desa Ngiyono, Kecamatan Japah misalnya, kandungan air dalam minyak masih cukup tinggi, sehingga belum memenuhi spesifikasi yang dipersyaratkan.

‘’Sebenarnya potensi produksinya cukup melimpah, tetapi kadar airnya masih belum memenuhi standar,’’ jelasnya.

Sementara itu, di Desa Botoreco, Kecamatan Kunduran, kualitas minyak dinilai sudah baik. Namun, volume produksi belum mencapai syarat minimal pengiriman yakni 5.000 liter, sehingga distribusi belum dapat dilakukan.

Baca Juga: DP4 Blora Bantah Adanya Pemotongan HOK Tebu Plantungan

‘’Saat ini sumbernya masih tersendat. Produksinya baru sekitar 4.000 liter, sedangkan syarat minimal pengiriman 5.000 liter,’’ katanya.

Perkembangan positif juga terjadi di Desa Karangtengah, Kecamatan Ngawen. Setelah dilakukan perbaikan, salah satu sumur mampu menghasilkan sekitar dua bul dalam waktu lima hari. Capaian tersebut menjadi sinyal awal meningkatnya produktivitas sumur di wilayah tersebut.

Sutrisno menambahkan, kerja sama dengan Pertamina dan seluruh pengurus koperasi terus berjalan baik. Pengajuan pencairan tahap kedua telah disampaikan, sementara harga beli minyak untuk periode Juli ditetapkan sebesar Rp 7.498 per liter.

Ia menambahkan, informasi sekitar 1.600 lokasi sumur rakyat yang berada dalam pembinaan Blora Migas Energi (BME ) dan tersebar di sejumlah wilayah di Kabupaten Blora, antara lain Desa Plantungan di Kecamatan Blora, Desa Talokwohmojo dan Karangtengah di Kecamatan Ngawen, Desa Plosorejo dan Botoreco di Kecamatan Kunduran, serta Desa Ngiyono di Kecamatan Japah. (ozi/ind)

Editor : Hakam Alghivari
Plantungan transaksi Sumur Minyak Rakyat blora