Kasatreskrim Polres Lamongan, AKP Komang Yogi, mengatakan, pihaknya belum bisa menyampaikan hasil penyelidikan terkait kebakaran yang memakan korban dua orang meninggal tersebut. Polres juga belum menyimpulkan penyebab kejadian tersebut.
‘’Untuk kerugian belum bisa menghitung dan menafsir, jadi menunggu hasil Labfor Polda Jatim,’’ ujarnya.
Seperti diberitakan, dua rumah milik Hanis, 43, serta rumah milik Yudiono, 40, di Desa Kandangsemangkon terbakar (28/9). Akibatnya, nyawa Hanis dan anaknya Naja Oktavia, 11, tak bisa diselamatkan.
Berdasarkan keterangan, Yudiono, pukul 02.24 saat dirinya di kamar mandi, melihat ada asap masuk. Karena asap semakin banyak, dia keluar dari kamar tersebut.
Ternyata api sudah membesar di bagian atas rumah. Dia membangunkan anaknya untuk menyelamatkan diri. Yudi juga mencoba membangunkan Hanis dengan cara mengetuk pintu menggunakan botol air mineral. Namun, Hanis tak kunjung bangun. (mal/yan) Editor : M. Yusuf Purwanto