Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Khawatir Bencana Nuklir 2011 Terulang, Pekerja Reaktor Nuklir Fukushima Dievakuasi dari Potensi Tsunami Rusia

Yuan Edo Ramadhana • Rabu, 30 Juli 2025 | 23:34 WIB
(Dok. Reuters)
(Dok. Reuters)

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Gempa bumi magnitudo 8,7 SR di Kamchatka, Rusia turut berdampak pada pesisir Jepang yang tidak jauh dari pusat gempa. Termasuk reaktor nuklir dalam PLTN Fukushima yang terletak di perairan kota Okuma, prefektur Fukushima.

Di masyarakat dunia, reaktor tersebut terkenal melalui bencana kegagalan reaktor yang disebabkan oleh gempa Tohoku pada 2011 silam. Sistem pendingin reaktor tersebut rusak akibat terguncang gempa dahsyat tersebut, menyebabkan kerusakan reaktor dan kebocoran material radioaktif yang masih mengendap di wilayah tersebut hingga kini.

Saat gempa Kamchatka terjadi pada Rabu siang (30/7), takut akan dampak tsunami yang berpotensi mengulangi kejadian tersebut, pekerja reaktor nuklir langsung dievakuasi oleh pemilik PLTN, Tokyo Electric Power Company (TEPCO). Selain itu, perusahaan juga menjamin tidak ada gangguan pada pendingin sebelum dan setelah evakuasi.

“Kami menghentikan proses pengolahan limbah nuklir pada Rabu pagi sesuai perintah evakuasi tsunami. Seluruh pekerja Reaktor Fukushima 1 dan 2 telah dievakuasi ke dataran tinggi setempat tanpa luka-luka,” klaim TEPCO dalam laman resmi mereka.

“Kami juga mengkonfirmasi tidak ada kejadian  tidak biasa dalam pembacaan parameter rekator dan peralatan terkait di kedua reaktor. Kami akan segera melaporkan dampak tsunami terhadap PLTN,” tambah TEPCO.

Badan Meteorologi Jepang melaporkan pesisir timur Jepang berpotensi dihajar tsunami dengan ketinggian bermacam. Total sekitar 21 prefektur terdampak, dengan tinggi ombak tsunami mulai dari 50 sentimeter hingga 3 meter.

Sementara itu NHK memperkirakan 2 juta masyarakat dievakuasi usai peringatan tsunami dikeluarkan. Selain larangan berlayar, seluruh transportasi umum juga terdampak akibat perintah penghentian operasi sementara, dengan perkiraan peringatan tsunami hanya berlangsung sehari.

TV Asahi melaporkan seorang perempuan lansia meninggal dunia di Kumano, prefektur Mie akibat mengalami kecelakaan mobil saat evakuasi. Sementara itu enam orang di beberapa wilayah mengalami luka-luka akibat terjatuh dalam proses evakuasi. (edo)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#reaktor nuklir #TEPCO #gempa #nuklir #gempa bumi #pltn #gempa Kamchatka #pusat gempa #jepang #tsunami #rusia #fukushima #Kamchatka