RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Momen lebaran identik dengan silaturahmi dan bermaafan. Namun, berbeda dengan warga di tiga desa di Kabupaten Blora. Mereka malah melakukan aksi protes jalan rusak dengan menanam pohon pisang di jalanan tersebut ke pemerintah setempat, Rabu (2/4). Sebab, tak kunjung diperbaiki.
Diketahui, para warga tersebut tergabung dari tiga desa. Yakni, Desa Nglebur, Janjang, dan Bleboh di Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora, yang terhubung dalam ruas jalan rusak sepanjang sepuluh kilometer itu.
Dengan menanam ratusan pohon pisang di jalan rusak, mereka berharap dapat menarik perhatian pemerintah. Dalam pantauan, juga terdapat spanduk bertuliskan “Masyarakat Mendukung Program Pemerintah Indonesia untuk Meningkatkan Ketahanan Pangan” terpampang di sepanjang jalan sebagai sindiran bahwa kerusakan infrastruktur justru menghambat akses ekonomi warga.
Salah satu warga Desa Janjang, Ngatmin, mengaku kecewa dengan janji-janji pemerintah yang tak kunjung terealisasi. Terlebih janji Bupati Blora. ‘’Kami sudah jenuh dengan janji perbaikan yang hanya sebatas ucapan. Ini bentuk protes kami,’’ ujar Ngatmin.
Menanggapi aksi warga, Camat Jiken, Joko Lelono, menjelaskan bahwa perbaikan jalan Cabak hingga Bleboh telah dianggarkan sebesar enam miliar rupiah untuk tahun 2025. ‘’Saya harap masyarakat memahami bahwa pembangunan infrastruktur membutuhkan mekanisme dan proses,’’ ungkapnya. (hul)
Editor : Yuan Edo Ramadhana