Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

Gas Semburan Diindikasi H2S

M. Yusuf Purwanto • Kamis, 13 April 2023 | 19:38 WIB
MELETUS: Oro-Oro Kesongo meletus lagi. Semburan lumpurnya diperkirakan mencapai 30 meter. (RAHUL OSCARA/RDR.BLORA)
MELETUS: Oro-Oro Kesongo meletus lagi. Semburan lumpurnya diperkirakan mencapai 30 meter. (RAHUL OSCARA/RDR.BLORA)
https://www.youtube.com/shorts/fkJrEZyK80k

GAS yang keluar dari semburan Oro-Oro Kesongso diindikasi adalah hidrogen sulfida atau H2S. Karena itu, warga harus menjaga jarak saat melakukan aktivitas di sekitar lokasi.

 

‘’Sebenarnya untuk gas beracun juga tergantung udara bebas yang lainnya yang dapat meminimalisir atau menurunkan kadar gas beracun tersebut. Selain itu, juga ada faktor arah angina. Di mana gas beracun akan memberi dampak pada lokasi dengan arah angin yang menuju ke lokasi tersebut,’’ kata Kepala Seksi Geologi Mineral Dan Batubara Cabang Dinas ESDM Wilayah Kendeng Selatan Hadi Susanto kemarin (12/4).

 

Hadi melanjutkan, pihaknya belum melakukan sidak di tempat kejadian. Namun, setelah ini pihaknya akan memberikan edukasi kembali kepada warga khususnya yang beraktivitas di sekitar lokasi. Warga harus selalu menjaga keselamatan dan beraktivitas pada jarak aman dari titik pusat Kesongo. Upaya mitigasi yang dilakukan harus berada pada jarak aman dari titik pusat letusan.

 

Kepala Desa Gabusan Parsidi membenarkan informasi Oro-oro Kesongo meletus. Ia menjelaskan, gas yang menyembur tersebut terjadi sore hari sebelum waktu magrib.

 

‘’Kurang lebih lumpur dan gas yang dimuntahkan oleh kawah tersebut puluhan meter sekitar 30 meter. Gas tersebut berbahaya bagi makhluk hidup,’’ ungkapnya. (hul/zim) Editor : M. Yusuf Purwanto
#mBangun Blora Berkelanjutan #Meletus #Nyawa Melayang #blora