Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

Terseret 70 Meter, Tiga Selamat

M. Yusuf Purwanto • Kamis, 10 Maret 2022 | 18:33 WIB
TIDAK ADA KORBAN JIWA: Dua truk tertabrak KA ekonomi Cepu – Surabaya di perlintasan palang pintu Jalan Jaksa Agung Suprapto, kemarin (9/2). (ANJAR DWI PRADIPTA/R.LMG)
TIDAK ADA KORBAN JIWA: Dua truk tertabrak KA ekonomi Cepu – Surabaya di perlintasan palang pintu Jalan Jaksa Agung Suprapto, kemarin (9/2). (ANJAR DWI PRADIPTA/R.LMG)
LAMONGAN, Radar Lamongan - Dua truk tertabrak kereta api (KA) ekonomi jurusan Cepu – Surabaya pada perlintasan palang pintu di Jalan Nasional, tepatnya di Jalan Jaksa Agung Suprapto Lamongan kemarin (9/3).

 

Insiden tersebut diduga akibat keterlambatan penutupan palang pintu oleh petugas jaga Febri Handono, 31, warga Desa Bulurejo, Kecamatan Rengel, Tuban dan M Ariyono 39 Desa Menonggo, Kecamatan Sukodadi.

 

Beruntung tidak ada korban jiwa pada laka di rel KA, yang berada di sebelah barat Terminal Lamongan tersebut. Imam Subeki, 42, mengendarai sendiri truk nopol S 9829 NF asal Kelurahan Maduretno, Kecamatan Taman, Sidoarjo berhasil menyelamatkan diri.

 

Sedangkan,  truk nopol K 8433 Y dikendarai tiga orang asal Desa Kesamben, Kecamatan Tuban.  Sopir M Bachtiar Novendi, 30, dan Sinawar, 47, tidak mengalami luka.

 

Sedangkan, kernet lain Rofifin, 30 mengalami robek kepala belakang. Sedangkan, dua masinis KA ekonomi asal Blora, M Muallim, 34, dan Lustiono, 26, juga mengalami luka ringan. Muallim mengalami luka robek di tangan. Sedangkan, Lustiono mengalami robek kepala dan tangan kanan.

 

Kabid Angkutan Darat Dinas Perhubungan Lamongan  Tony Ariantoro menjelaskan, dua truk tertabrak KA Ekonomi Cepu – Surabaya dari barat sekitar pukul 06.30 WIB. Truk nopol S 9829 NF melaju dari timur tertabrak KA dan terpental. Sebelum tertabrak, sopir truk sudah menyelamatkan diri. Sedangkan, truk nopol K 8433 Y yang melaju dari arah barat terseret hingga 70 meter (m). Beruntung tiga penumpang yang masih berada di dalam truk, seluruhnya selamat.

‘’Memang satu truk masih evakuasi dan membutuhkan waktu lama. Karena truk ditarik keluar berada dibidang berkala,’’ terangnya.

 

Evakuasi membutuhkan waktu hingga satu jam, karena bagian ban truk tersangkut. Disinggung mengenai rambu dan palang pintu. Tony mengaku semuanya alat untuk keselamatan sudah tercukupi. Pihaknya menyerahkan insiden tersebut kepada Unit Laka Polres Lamongan. Yakni nantinya kejadian keterlambatan penutupan palang pintu atau pengemudi truk menerobos.

 

‘’Di rel kereta api terdapat adanya CCTV, bisa dilihat detail nantinya,’’ jelasnya.

 

Kanit Gakkum Polres Lamongan Iptu Anang menjelaskan, hingga kini ada dua penjaga palang pintu yang masih dimintai keterangan oleh anggota. Sedangkan, hasil olah TKP sementara, memang telah didapati pada saat penutupan palang pintu terlambat.

 

‘’Memang benar, hasil olah TKP sementara penutupan palang pintu terlambat,’’ terangnya.

 

Sopir truk nopol S 9829 NF Imam Subeki menceritakan, dirinya mengemudikan truk boks muatan biskuit dari Sidoarjo. Dia mengatakan, awalnya palang pintu tertutup ketika melintas di perlintasan Jalan Jenderal Sudirman, ketika ada KA barang yang melintas. Namun, dia mengaku tak melihat adanya tanda-tanda penutupan palang pintu, ketika melintas di perlintasan Jalan Jaksa Agung Suprapto.

 

‘’Tak ada penutupan palang pintu mas, sehingga tetap berjalan ,’’ ungkapnya saat ditemui

 

Setelah berada di rel KA sebelah barat, barulah terdengar alarm perlintasan KA berbunyi. Menurut dia, salah satu petugas palang pintu berteriak dan memberikan kode tangan agar dirinya tancap gas ke depan. Namun, dia melihat KA sudah dekat. Saat itu, posisi ban depan truk masih di tengah rel KA. Imam Subeki spontan bergegas keluar dari truk menyelamatkan diri, karena melihat KA jaraknya sudah dekat.

 

‘’Saya melihat ada KA dari arah ke barat dengan jarak kurang lebih 500 meter (m),’’ terangnya.

Sementara itu, salah satu kernet truk nopol K 8433 Y Sinawar menjelaskan, alarm baru berbunyi ketika truk sudah mendekati rel KA. Saat itu, sopir hendak tancap gas. Tapi tidak bisa karena terdapat truk tangki di depannya, yang berhasil melintasi rel dengan selamat. Namun, truk tersebut tidak bisa mundur, karena di belakang terdapat mobil. Sehingga posisi truk tidak bisa bergerak.

 

‘’Akhirnya truk tangki, yang depan bisa lolos dan truk yang saya tumpangi masih ditengah rel,’’ imbuhnya.

 

Sopir dan dua kernet masih terjebak di dalam truk terseret KA. Untungnya bagian belakang yang terseret. Truk tersebut terseret sejauh 70 m. ‘’Saya sudah yakin, saat penutupan palang pintu tersebut KA sudah dekat. Karena banyak yang mengetahui,’’ ucapnya. (mal/ind)

Photo
Photo
TIDAK ADA KORBAN JIWA: Dua truk tertabrak KA ekonomi Cepu – Surabaya di perlintasan palang pintu Jalan Jaksa Agung Suprapto, kemarin (9/2). (ANJAR DWI PRADIPTA/R.LMG) Editor : M. Yusuf Purwanto
#laka ka #bupati yes #bupati lamongan #truk #lamongan