Layanan SIM Keliling Mampir Ponpes Al-Fatimah

M. Nurkhozim • Dipublikasikan Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:14 WIB
PELAYANAN : Layanan SIM dari Polres Bojonegoro yang ada di Ponpes Al-Fatimah kemarin. /ANDIKA FERIWAWAN
PELAYANAN : Layanan SIM dari Polres Bojonegoro yang ada di Ponpes Al-Fatimah kemarin. /ANDIKA FERIWAWAN

 

BOJONEGORO, Radar Bojonegoto - Polres Bojonegoro menghadirkan program pelayanan jemput bola bertajuk SIM Masuk Pesantren di Pondok Pesantren Modern Al-Fatimah, Sabtu (31/10). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendukung pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2026 Polda Jawa Timur sekaligus memberikan kemudahan pelayanan administrasi kepada masyarakat, khususnya keluarga besar pesantren.

Melalui program Pelayanan SIM Bersama Masyarakat, Polres Bojonegoro memberikan fasilitas pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) baru golongan C serta perpanjangan SIM golongan C dan A.

Pelayanan tersebut dilaksanakan di halaman Pondok Pesantren Modern Al-Fatimah mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai. Dengan adanya layanan ini, para santri dan masyarakat di lingkungan pesantren tidak perlu datang jauh-jauh ke Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas) untuk mengurus kebutuhan administrasi berkendara.

Program jemput bola ini diharapkan dapat memangkas jarak dan waktu pelayanan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya memiliki SIM sebagai salah satu persyaratan berkendara di jalan raya.

Kehadiran layanan tersebut mendapatkan sambutan positif dari para santri. Salah satunya Adel, siswi Pondok Pesantren Modern Al-Fatimah berusia 17 tahun, yang mengaku terbantu dengan adanya pelayanan langsung dari Polres Bojonegoro.

Menurutnya, program tersebut memberikan kemudahan bagi masyarakat yang selama ini harus mengantre cukup lama ketika mengurus SIM di kantor pelayanan.

"Merasa sangat membantu bagi masyarakat yang biasanya antreannya sangat lama dan ini sangat bermanfaat bagi kami semuanya," ungkap Adel.

Ia menilai pelayanan yang dihadirkan langsung di lingkungan pesantren membuat proses pengurusan SIM menjadi lebih mudah dijangkau oleh para santri maupun masyarakat sekitar.

Selain memberikan kemudahan administrasi, program SIM Masuk Pesantren juga menjadi salah satu bentuk pendekatan kepolisian kepada lingkungan pendidikan keagamaan. Melalui kegiatan ini, kepolisian dapat hadir lebih dekat dengan masyarakat sekaligus mendorong terciptanya budaya tertib berlalu lintas.

Operasi Patuh Semeru 2026 sendiri menjadi momentum untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap peraturan lalu lintas. Kelengkapan dokumen berkendara, termasuk kepemilikan SIM sesuai golongan kendaraan, merupakan salah satu aspek penting dalam mewujudkan keselamatan di jalan raya.

 

Melalui pelayanan tersebut, Polres Bojonegoro mengajak keluarga besar Pondok Pesantren Modern Al-Fatimah untuk melengkapi persyaratan berkendara dan senantiasa mengutamakan keselamatan selama berada di jalan.

Program ini sekaligus membawa semangat pelayanan kepolisian kepada masyarakat sebagaimana slogan yang diusung, yakni "Polisi Bersama Masyarakat: Melindungi, Mengayomi, dan Melayani." (dik/zim)

Editor : M. Nurkhozim
ponpes modern Al Fatimah polres bojonegoro