Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Pemkab Blora Targetkan Partisipasi Perguruan Tinggi 70 Persen Lewat Kerja Sama Perguruan Tinggi

Rahul Oscarra Duta • Sabtu, 30 Mei 2026 | 08:00 WIB
OPTIMISTIS: Bupati Blora Arief Rohman menargetkan partisipasi perguruan tinggi naik 70 persen, dari 55 persen. (RAHUL OSCARRA DUTA/RADAR BOJONEGORO)
OPTIMISTIS: Bupati Blora Arief Rohman menargetkan partisipasi perguruan tinggi naik 70 persen, dari 55 persen. (RAHUL OSCARRA DUTA/RADAR BOJONEGORO)
 

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Pemkab Blora agresif memperluas kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi. Strategi itu dilakukan untuk mendongkrak kualitas sumber daya manusia (SDM) sekaligus meningkatkan angka lulusan SMA yang melanjutkan kuliah.

Bupati Blora Arief Rohman mengatakan, kerja sama dengan perguruan tinggi menjadi salah satu langkah penting untuk memperluas akses pendidikan bagi generasi muda Blora. Karena itu, pihaknya aktif menjalin kolaborasi dengan berbagai kampus, baik negeri maupun swasta.

“Di manapun anak Blora kuliah, kampusnya pasti kita ajak MoU. Tujuannya agar kami bisa memantau dan mendukung anak-anak Blora yang sedang menempuh pendidikan,” ujarnya.

Menurut dia, Pemkab Blora menargetkan angka lulusan SMA yang melanjutkan pendidikan tinggi bisa mencapai 70 persen. Namun saat ini angka partisipasi pendidikan tinggi di Kabupaten Blora masih berada di kisaran 55 persen.

Baca Juga: UNY Proyeksikan 300 Mahasiswa Tiap Tahun Turut Porgram PSDKU Blora, Dibagi Lima Prodi

Karena itu, penguatan kerja sama dengan perguruan tinggi dinilai menjadi salah satu solusi untuk mempercepat peningkatan kualitas SDM daerah. “Selain infrastruktur, kita juga harus membangun SDM. Kalau ingin maju, SDM-nya harus ditingkatkan,” tambahnya.

Arief menilai pembangunan kualitas manusia menjadi investasi jangka panjang yang menentukan daya saing daerah di masa mendatang. Menurut dia, pembangunan fisik harus berjalan seimbang dengan pembangunan sektor pendidikan.

“Karena kemampuan anggaran terbatas, maka harus menggandeng kampus-kampus, baik negeri maupun swasta,” katanya.(hul/msu)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#lulusan sma #Perguruan Tinggi #kualitas sdm #Pemkab Blora #Kampus