RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Madrasah diniyah (madin) di Bojonegoro menanti sosialiasi pengisian Education Management Information System (EMIS).
Menyusul adanya perpanjangan pengisian EMIS bagi madin yang belum lolos verifikasi dan validasi (verval) pengajuan Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Diniyah dan Guru Swasta (BPPDGS) atau BOSDa madin 2026.
Sebelumnya terdapat 312 madin yang tak lolos verval akibat tak mengisi data santri dan guru di EMIS. Juga terkandala sistem yang eror sehingga gagal mengisi data.
Baca Juga: Waktu Pengisian EMIS Diperpanjang, 321 Madin Bojonegoro Masih Berpotensi Terima BOSDa
Sekretaris Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Bojonegoro Mariyanto mengatakan, masih menanti undangan dari Dinas Pendidikan (Disdik) Bojonegoro untuk sosialisasi. Terlebih hingga kini belum ada informasi lebih lanjut terkait perpanjangan pengisian EMIS.
‘’Belum ada undangan dari disdik,” ungkapnya.
Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kementerian Agama (Kemenag) Bojonegoro Sun’an menambahkan, rencananya minggu ini kemenag dan disdik akan melakukan sosialiasi pengisian EMIS. Sebagai salah satu tindak lanjut perpanjangan pengisian EMIS.
Pelaksanaan sosialisasi direncanakan berlangsung di kantor disdik. Semua lembaga madin diundang. Baik yang sudah lolos verval maupun yang belum lolos.
Baca Juga: 312 Madin di Bojonegoro Tak Lolos Verifikasi Bosda, Jumlahnya Berpotensi Tambah
‘’Rencananya semua madin diundang,” jelasnya.
Menurut Sun’an sosialiasi tersebut digelar agar bisa memberi pemahaman ke lembaga madin. Sehingga mengerti pentingnya pengisian EMIS dan memberi kesempatan bagi yang belum mengisi.
‘’Tentu agar bisa menjadi penerima BOSDa Madin,” ujarnya.
Terkait kendala dihadapi selama ini, Sun’an mengaku akibat sistem eror. Lalu terdapat madin yang enggan mengisi akibat sering gagal. Juga banyak madin tak memiliki operator.
‘’Padahal selalu kami fasilitasi asal lembaga pro aktif ke seksi PD Pontren. Staf kami selalu siap,” jelasnya.
Baca Juga: Disdik Bojonegoro Verifikasi Ulang Penerima Bosda Madin, Tegaskan Belum Ada Lembaga Tak Lolos
Sementara itu, Kabid Peningkatan Mutu PAUD dan Pendidikan Nonformal (PNF) Disdik Bojonegoro Rasmadi belum bisa dikonfirmasi terkait pelaksanaan sosialisasi. Ketika dihubungi belum menjawab. (irv/msu)
Editor : Bhagas Dani Purwoko