RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Pendaftaran hari pertama sistem penerimaan murid baru (SPMB) jalur domisili SMA/SMK kemarin (26/6) membludak. Peminat pendafartaran berdasarkan jarak rumah dengan sekolah tersebut tinggi.
Diperkirakan di hari perdana tahap ketiga SPMB SMA/SMK tersebut kuota bakal terpenuhi.
Kuota untuk SMA sebesar 35 persen dari total pagu atau daya tampung. Sedangkan untuk SMK, kuota 10 persen dari total pagu atau daya tampung.
Terlebih jalur domisili yang dibuka hingga hari ini (27/6), menjadi tahap pendaftaran terakhir bagi lulusan SMP/MTs yang ingin melanjutkan pendidikan ke SMA.
SMA/SMK bakal memberikan pelayanan pendampingan dan konsultasi hingga pendaftaran ditutup pukul 21.00.
Kepala SMKN 3 Bojonegoro Firman Andik Saputro mengatakan, pendaftaran jalur domisili SMK hari pertama membludak. Terdapat banyak pendaftar berminat mendaftar di jalur tersebut. Walau kuota hanya 10 persen. ‘’Membludak,” ungkapnya.
Kepala SMAN MT Bojonegoro Anam Syaifuddin menambahkan, proses pendaftaran sedang berlangsung. Data pendaftar terus bergerak. Sehingga pendaftar harus cermat dalam memiliki sekolah dituju. Terlebih untuk SMA jalur domisili dibagi menjadi dua.
‘’Domisili regular dan sebaran,” jelasnya.
Jalur domisili reguler SMA diperuntukkan bagi calon murid baru yang berasal dari wilayah dalam rayon yang diperingkat berdasarkan kriteria pemeringkatan jalur domisili SMA.
Sementara jalur domisili sebaran SMA, diperuntukkan bagi calon murid baru yang berasal dari semua kelurahan/desa di wilayah dalam rayon dengan dibagi rata sejumlah kelurahan/ desa dari wilayah dalam rayon tersebut.
Lalu di masing-masing kelurahan/desa diperingkat berdasarkan kriteria pemeringkatan jalur domisili SMA.
Anam mengaku, memberikan pelayanan konsultasi pendaftaran, tujuannya melihat peluang pendaftar diterima pada jalur domisili.
‘’Besok (hari ini) kami tetap buka dan melayani pendaftaran,” ungkapnya. (irv/msu)