Bukan Cuma Balap Karung, Ini 20 Ide Lomba 17 Agustus Unik yang Dijamin Bikin Perayaan Makin Meriah

Farhan Reza Ardiansyah • Dipublikasikan Senin, 3 Agustus 2026 | 14:48 WIB
Ilustrasi lomba balap karung (PINTEREST/RADAR BOJONEGORO)
Ilustrasi lomba balap karung (PINTEREST/RADAR BOJONEGORO)

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM —  Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia selalu identik dengan berbagai perlombaan yang mampu menyatukan masyarakat. Meski lomba klasik seperti balap karung, tarik tambang, dan makan kerupuk masih menjadi favorit, kini banyak panitia di tingkat RT, sekolah, kantor, hingga komunitas mulai menghadirkan permainan yang lebih kreatif agar suasana semakin meriah.

Tren lomba 17 Agustus beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa permainan sederhana yang mengutamakan kekompakan, kreativitas, dan hiburan justru menjadi daya tarik utama. Selain mengundang gelak tawa, lomba-lomba tersebut juga dapat mempererat hubungan antarwarga tanpa memerlukan biaya besar.

Berikut 20 ide lomba 17 Agustus yang unik dan bisa menjadi inspirasi untuk memeriahkan perayaan Hari Kemerdekaan.

Baca Juga: Pelaku Ekonomi Kreatif Rasakan Tren Positif Lewat Karnaval dan Festival Seni Agustusan

1. Estafet Air Menggunakan Spons

Setiap tim harus memindahkan air dari satu ember ke ember lainnya menggunakan spons. Pemenang ditentukan dari jumlah air yang berhasil dikumpulkan dalam waktu tertentu. Permainan ini melatih kerja sama sekaligus menghadirkan keseruan karena peserta harus bergerak cepat.

2. Balap Kardus

Peserta masuk ke dalam kardus besar dan berlomba menuju garis finis tanpa keluar dari kardus. Meski terdengar sederhana, permainan ini sering memancing tawa karena peserta harus menjaga keseimbangan sepanjang lintasan.

3. Makan Kerupuk Sambil Jongkok

Lomba makan kerupuk diberi tantangan tambahan dengan posisi jongkok selama pertandingan berlangsung. Tingkat kesulitannya lebih tinggi sehingga membuat suasana semakin seru.

4. Tebak Lagu Nasional dan Daerah

Panitia memutar potongan lagu selama beberapa detik, kemudian peserta harus menebak judulnya. Selain menghibur, lomba ini juga dapat menambah wawasan tentang lagu-lagu kebangsaan Indonesia.

Baca Juga: Festival Karnaval dan Pagelaran Seni Ketoprak Memeriahkan Momen Agustusan di Desa Kacangan, Kecamatan Tambakrejo

5. Fashion Show Barang Bekas

Peserta diminta membuat kostum dari koran, kardus, plastik, atau bahan daur ulang lainnya. Penilaian dapat dilakukan berdasarkan kreativitas, kerapian, dan cara peserta mempresentasikan kostumnya.

6. Estafet Memakai Sarung

Setiap anggota tim harus mengenakan sarung sebelum berlari menuju garis tertentu dan menyerahkannya kepada peserta berikutnya. Kekompakan menjadi kunci utama dalam permainan ini.

7. Selfie Challenge

Peserta diberi tema tertentu, seperti pose paling lucu atau paling kreatif, kemudian harus menghasilkan foto terbaik dalam waktu singkat. Lomba ini sangat cocok untuk kalangan remaja.

8. Balap Gelas di Atas Kepala

Peserta berjalan sambil menyeimbangkan gelas berisi air di atas kepala tanpa memegangnya. Pemenang adalah peserta tercepat dengan air yang masih tersisa paling banyak.

9. Susun Gelas Tercepat

Menggunakan gelas plastik, peserta harus menyusun menara lalu membongkarnya kembali secepat mungkin. Permainan ini membutuhkan konsentrasi dan ketelitian.

10. Oper Tepung

Tepung dioper dari peserta paling belakang hingga ke depan tanpa melihat ke belakang. Hasil akhirnya sering kali membuat seluruh peserta tertutup tepung dan mengundang tawa penonton.

Baca Juga: Bupati Apresiasi Antusiasme Masyarakat Meriahkan Agustusan 

11. Tebak Gaya

Salah satu peserta memperagakan kata atau aktivitas tertentu tanpa berbicara, sementara anggota tim lainnya menebak. Permainan ini cocok dimainkan oleh semua kalangan.

12. Estafet Karet dengan Sedotan

Peserta memindahkan gelang karet menggunakan sedotan yang digigit tanpa bantuan tangan. Tantangan ini membutuhkan koordinasi dan kesabaran.

13. Balap Bakiak Mini

Meski sederhana, permainan bakiak tetap menjadi salah satu lomba yang paling efektif melatih kekompakan tim. Semua peserta harus melangkah dengan irama yang sama agar tidak terjatuh.

14. Memindahkan Bola dengan Sendok

Peserta membawa bola pingpong menggunakan sendok hingga garis finis. Jika bola jatuh, peserta harus mengulang dari titik awal.

15. Joget Berhenti

Baca Juga: Semarak Agustusan, Desa Deru Kecamatan Sumberrejo Gelar Lomba Badminton Antar RT dan Umum

Musik diputar dan peserta bebas berjoget. Ketika musik berhenti, semua harus diam. Peserta yang masih bergerak langsung dinyatakan gugur.

16. Tiup Bola Pingpong

Peserta meniup bola pingpong melewati lintasan atau gelas hingga mencapai garis akhir. Permainan ini sederhana tetapi cukup menegangkan.

17. Make Up dengan Mata Tertutup

Salah satu peserta menutup mata lalu merias wajah pasangannya. Hasil riasan yang unik biasanya menjadi hiburan tersendiri bagi seluruh penonton.

18. Pindah Kacang Menggunakan Sumpit

Peserta memindahkan kacang atau permen menggunakan sumpit dalam waktu tertentu. Ketelitian dan kecepatan menjadi faktor utama untuk memenangkan lomba.

19. Estafet Balon

Dua peserta harus menjepit balon menggunakan perut atau punggung tanpa bantuan tangan hingga mencapai garis finis. Balon yang pecah membuat pasangan harus mengulang dari awal.

20. Mystery Box Challenge

Baca Juga: Bendera Agustusan Mulai Marak

Peserta memasukkan tangan ke dalam kotak tertutup dan menebak benda yang ada di dalamnya hanya melalui sentuhan. Permainan ini selalu berhasil memancing rasa penasaran sekaligus tawa.

Selain memilih jenis perlombaan yang menarik, panitia juga disarankan memperhatikan faktor keselamatan peserta. Permainan sebaiknya disesuaikan dengan usia, kondisi lapangan, serta jumlah peserta agar seluruh rangkaian acara berjalan lancar.

Tak kalah penting, hadiah sederhana seperti paket sembako, alat makan, tumbler, perlengkapan sekolah, hingga voucher belanja dapat menjadi penyemangat bagi peserta. Dengan dipadukan musik, dekorasi bernuansa merah putih, dan pembawa acara yang komunikatif, perayaan 17 Agustus dijamin terasa lebih meriah.

Pada akhirnya, perlombaan bukan hanya soal mencari pemenang. Semangat kebersamaan, gotong royong, dan rasa cinta tanah air menjadi nilai utama yang membuat tradisi lomba 17 Agustus tetap bertahan dari generasi ke generasi. Inilah yang menjadikan perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia selalu dinanti oleh masyarakat setiap tahunnya. (*)

Editor : Farhan Reza Ardiansyah
lomba agustusan hari kemerdekaan Gotong Royong 17 agustus