Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Cara Terhindar dari Batu Ginjal, Terapkan Kebiasaan Sehat Sejak Dini

Farhan Reza Ardiansyah
Ilustrasi orang tua kena batu ginjal
Ilustrasi orang tua kena batu ginjal

Advertisement

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM -Batu ginjal merupakan salah satu gangguan pada saluran kemih yang cukup sering dialami masyarakat. Kondisi ini terjadi ketika mineral dan garam di dalam urine mengendap lalu membentuk kristal yang lama-kelamaan menjadi batu. Ukurannya dapat bervariasi, mulai dari sekecil butiran pasir hingga sebesar bola kecil yang dapat menghambat aliran urine.

Meski dapat ditangani dengan pengobatan maupun tindakan medis, batu ginjal sering menimbulkan rasa nyeri hebat dan berisiko kambuh apabila pola hidup tidak diperbaiki. Kabar baiknya, sebagian besar kasus batu ginjal sebenarnya dapat dicegah melalui kebiasaan hidup sehat.

Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko terbentuknya batu ginjal.

1. Perbanyak Minum Air Putih

Cara paling efektif untuk mencegah batu ginjal adalah memenuhi kebutuhan cairan setiap hari. Minum air putih yang cukup membantu mengencerkan urine sehingga mineral penyebab batu tidak mudah mengendap.

Advertisement

Sebagian besar orang dewasa dianjurkan mengonsumsi sekitar 2–3 liter cairan per hari, atau lebih banyak jika sering beraktivitas di luar ruangan maupun berolahraga. Salah satu tanda tubuh terhidrasi dengan baik adalah warna urine yang cenderung bening atau kuning muda.

2. Kurangi Konsumsi Garam

Asupan garam yang berlebihan dapat meningkatkan kadar kalsium dalam urine, sehingga memperbesar risiko terbentuknya batu ginjal.

Untuk itu, batasi konsumsi makanan tinggi natrium seperti mi instan, makanan cepat saji, camilan kemasan, makanan kaleng, hingga makanan yang terlalu asin. Mengurangi penggunaan garam saat memasak juga dapat membantu menjaga kesehatan ginjal.

3. Batasi Makanan Tinggi Oksalat

Beberapa jenis batu ginjal terbentuk dari kalsium oksalat. Karena itu, orang yang memiliki risiko tinggi sebaiknya tidak mengonsumsi makanan tinggi oksalat secara berlebihan.

Makanan yang mengandung oksalat cukup tinggi antara lain bayam, bit, cokelat, teh hitam, kacang-kacangan tertentu, dan ubi. Namun, bukan berarti makanan tersebut harus dihindari sepenuhnya. Konsumsilah dalam jumlah wajar dan imbangi dengan asupan kalsium yang cukup agar penyerapan oksalat di usus berkurang.

4. Penuhi Kebutuhan Kalsium dari Makanan

Masih banyak yang mengira konsumsi kalsium justru menyebabkan batu ginjal. Padahal, kalsium dari makanan seperti susu, yogurt, dan keju justru dapat membantu mengikat oksalat di saluran pencernaan sehingga tidak mudah membentuk batu.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BojonegoroIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Minum Kopi Setiap Hari, Apakah Aman bagi Kesehatan Jantung? Ini Penjelasannya

Minum Kopi Setiap Hari, Apakah Aman bagi Kesehatan Jantung? Ini Penjelasannya

Kopi menjadi salah satu minuman yang sulit dipisahkan dari kehidupan sehari-hari. Banyak orang terbiasa mengawali pagi dengan secangkir kopi, baik untuk menghilangkan kantuk maupun meningkatkan konsentrasi sebelum beraktivitas.

Waspada Penyakit di Awal Musim Hujan, DBD hingga Leptospirosis Mengintai

Waspada Penyakit di Awal Musim Hujan, DBD hingga Leptospirosis Mengintai

Memasuki awal musim hujan, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap sejumlah penyakit yang berpotensi muncul akibat genangan air, lingkungan yang lembap, serta buruknya kebersihan lingkungan.

Mengenal Shin Splint, Nyeri Tulang Kering yang Perlu Diwaspadai Penderita Obesitas

Mengenal Shin Splint, Nyeri Tulang Kering yang Perlu Diwaspadai Penderita Obesitas

Kondisi yang dalam istilah medis dikenal sebagai medial tibial stress syndrome (MTSS) ini sering dialami pelari dan orang yang melakukan olahraga dengan intensitas tinggi.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer