RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Tinggal menghitung hari menuju bulan April 2026, kabar mengenai pencairan hak purnabakti menjadi topik hangat yang diperbincangkan. Di tengah simpang siur kabar kenaikan gaji, PT Taspen (Persero) memastikan bahwa proses penyaluran tetap berjalan sesuai jadwal dengan komitmen 5T (Tepat Administrasi, Tepat Orang, Tepat Waktu, Tepat Jumlah, dan Tepat Tempat).
Namun, ada beberapa poin krusial yang perlu dipahami agar para pensiunan tidak terjebak informasi hoaks atau modus penipuan yang marak beredar di media sosial.
1. Nominal Masih Mengacu PP Nomor 8 Tahun 2024
Meskipun pemerintah telah merilis Perpres Nomor 79 Tahun 2025 yang sering disalahartikan sebagai kenaikan gaji, kenyataannya gaji pensiunan April 2026 masih mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 8 Tahun 2024.
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan bahwa usulan kenaikan gaji tahun 2026 masih dalam tahap kajian mendalam dengan mempertimbangkan kondisi fiskal triwulan pertama. "Kenaikan telah tertuang dalam rencana kebijakan, tapi belum memiliki dasar hukum kuat (regulasi terbaru) untuk dijalankan," jelas Purbaya.
Berikut adalah estimasi nominal gaji pokok pensiunan yang akan cair pada 1 April 2026:
| Golongan | Nominal Terendah | Nominal Tertinggi |
| Golongan I | Rp 1.685.700 | Rp 2.901.400 |
| Golongan II | Rp 2.184.000 | Rp 4.125.600 |
| Golongan III | Rp 2.785.700 | Rp 5.180.700 |
| Golongan IV | Rp 3.287.800 | Rp 6.373.200 |
2. Solusi Autentikasi: Tak Punya Smartphone Bukan Masalah!
Untuk memastikan gaji cair tepat waktu, pensiunan wajib melakukan autentikasi rutin setiap awal bulan. Kabar baiknya, melalui aplikasi Andal by Taspen, proses ini kini jauh lebih fleksibel:
-
Pinjam HP Keluarga: Autentikasi tidak mengunci satu perangkat. Anda bisa menggunakan HP milik anak, cucu, atau kerabat.
-
Bantuan Petugas: Jika terjadi kendala biometrik, Anda bisa langsung mendatangi mitra bayar atau kantor cabang Taspen terdekat.
-
Pendaftaran Baru: Bagi yang baru memasuki Batas Usia Pensiun (BUP), pendaftaran data biometrik (enrollment) kini bisa dilakukan mandiri lewat menu "Daftar" di aplikasi dengan modal KTP dan selfie.
3. Waspada Penipuan "Rapel Pensiun"
Taspen mengimbau peserta untuk tetap tenang dan waspada terhadap oknum yang menjanjikan rapel kenaikan gaji 12%. Ingat, Taspen TIDAK PERNAH meminta data sensitif seperti PIN, password, atau kode OTP melalui telepon maupun WhatsApp. Seluruh layanan Taspen bersifat gratis tanpa pungut biaya sepeser pun.
Literasi Keuangan Publik
Kepastian hukum dalam pencairan dana pensiun sangat bergantung pada regulasi yang berlaku secara sah (legal standing). Selama regulasi baru pengganti PP 8/2024 belum diundangkan dalam Lembaran Negara, maka besaran gaji akan tetap statis. Menurut studi dari Journal of Public Administration, transparansi jadwal pencairan seperti yang dilakukan Taspen melalui komitmen 5T sangat krusial untuk menjaga stabilitas daya beli kelompok lansia terhadap inflasi musiman.
Siapkan Autentikasi Sekarang!
Pastikan Anda sudah melakukan perekaman biometrik agar proses autentikasi awal April nanti berjalan lancar tanpa kendala sistem. (*)
Editor : Bhagas Dani Purwoko