Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

KPK Laksanakan OTT Paket Komplit, Tangkap Bupati & Wakil Bupati Rejang Lebong atas Dugaan Suap Proyek

Yuan Edo Ramadhana • Selasa, 10 Maret 2026 | 15:58 WIB

Bupati Rejang Lebong, Fikri Thobari. (YouTube Fikri Thobari Official)
Bupati Rejang Lebong, Fikri Thobari. (YouTube Fikri Thobari Official)

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap kepala daerah pada Senin dinihari (9/3). Kali ini, KPK menjaring paket lengkap dalam OTT yang dilaksanakan di wilayah Bengkulu tersebut.

KPK resmi mengamankan Bupati Kabupaten Rejang Lebong, Muhammad Fikri Thobari, serta wakil bupati setempat, Hendri Praja dalam kegiatan OTT tersebut. Total KPK mengamankan 13 orang dalam operasi tersebut, termasuk Fikri dan Hendri yang dibawa langsung ke Jakarta.

"Sembilan orang saat ini sudah tiba di Gedung KPK Merah Putih. Salah satunya adalah Bupati Rejang Lebong. Tim selain mengamankan sejumlah pihak juga mengamankan barang bukti, di antaranya dokumen, barang bukti elektronik, dan juga uang tunai," jelas Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo pada Selasa siang (10/3) sebagaimana dikutip dari Jawa Pos.

KPK menuduh Fikri dan kawan-kawan atas dugaan suap proyek dalam lingkungan Pemkab Rejang Lebong. Dalam OTT tersebut, terdapat empat orang dari pihak swasta, plus tiga orang ASN Pemkab setempat yang ikut diseret ke Jakarta.

Sementara itu, empat sisanya menjalani pemeriksaan terpisah di Polres Kepahiang dan juga di Polresta Bengkulu. Hingga saat ini pemeriksaan intensif masih berjalan di kedua lokasi tersebut, dan KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status Fikri dan Hendri dalam kasus ini.

“Pihak-pihak saat ini masih dilakukan pemeriksaan secara intensif dan nanti kami akan sampaikan update-nya secara lengkap terkait dengan kronologi, konstruksi, dan juga status hukum dari pihak-pihak yang diamankan," tambah Budi.

OTT kali ini menjadi OTT kedelapan yang dilakukan oleh KPK secara keseluruhan, dan menjadi OTT keempat yang menyasar kepala daerah. Penangkapan Fikri hanya berselisih seminggu dari penangkapan Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq oleh KPK atas dugaan korupsi penyediaan jasa outsourcing.

Selain itu, peristiwa ini juga menandai ditangkapnya kepala daerah Rejang Lebong untuk kali kedua beruntun. Pendahulu Fikri, Syamsul Effendi yang menjabat sebagai bupati periode 2021-2024,sempat tersandung kasus korupsi pemotongan honorarium TKS Satpol PP setempat, namun kasus tersebut ditangani langsung oleh Kejaksaan Negeri Rejang Lebong. (edo)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#komisi pemberantasan korupsi #asn #bengkulu #Bupati Rejang Lebong #operasi tangkap tangan #rejang lebong #dugaan korupsi #Korupsi #pemkab rejang lebong #Polresta Bengkulu #kepala daerah #fikri thobari #Muhammad Fikri Thobari #ott #kpk #hendri praja