Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Apresiasi Anugerah Desa Inspiratif Jawa Pos Radar Bojonegoro Digelar Hari Ini: Memantapkan Kolaborasi dan Terus Menginspirasi

Rika Ratmawati • Selasa, 26 Agustus 2025 | 18:35 WIB
HADIR DI BOJONEGORO: Menteri Desa dan PDT Yandri Susanto bersama wakilnya Ahmad Reza Patria dijadwalkan hadir dalam acara Jawa Pos Radar Bojonegoro Awards Selasa (26/8) malam.
HADIR DI BOJONEGORO: Menteri Desa dan PDT Yandri Susanto bersama wakilnya Ahmad Reza Patria dijadwalkan hadir dalam acara Jawa Pos Radar Bojonegoro Awards Selasa (26/8) malam.

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Tema Ulang Tahun Jawa Pos Radar Bojonegoro ke-26 lahir dari keyakinan, saat ini hidup di era kolaborasi. Tidak ada satupun stakeholder yang bisa berdiri sendiri. Pemerintah, swasta, masyarakat, dan media harus bergandengan tangan untuk meraih tujuan bersama.

Dalam rangka HUT kali ini, digelar Radar Bojonegoro Award 2025, dengan tema: Anugerah Desa Inspiratif. Kami memilih desa, karena desa adalah pilar dan ujung tombak pembangunan nasional yang nyata.

Sebagian besar masyarakat Indonesia tinggal di desa. Jika desa kuat, daerah dan Indonesia akan kuat, maju merata dan berdaulat. Hal ini sejalan dengan program pemerintah yang saat ini yang banyak difokuskan ke desa. Seperti program koperasi merah putih, ketahanan pangan berbasis desa, digitalisasi desa, dan lainnya.

Bertitik tolak dari itu, desa-desa yang telah menunjukkan kreativitas dan inovasinya dalam membangun desanya patut mendapat apresiasi. Tujuannya, untuk memberi motivasi dan inspirasi bagi desa-desa tersebut agar menjadi lebih baik lagi, maupun bagi desa-desa lainnya. 

Mengacu data desa di Kabupaten Bojonegoro dengan 28 Kecamatan, 419 desa, dan 11 kelurahan. Kemudian Kabupaten Lamongan, dengan 27 Kecamatan,  464 desa, dan 12 kelurahan. Selanjutnya Kabupaten Blora, 16 Kecamatan,  271 desa, dan 24 kelurahan.

Banyak sekali desa-desa yang memiliki program-program pembangunan yang sangat inovatif dan inspiratif.

Photo
Photo

‘’Kami memilih sekitar 50 desa yang terbagi dalam 10 kategori, yang nanti akan diumumkan menerima penghargaan,’’ kata Direktur Jawa Pos Radar Bojonegoro Bachtiar Febrianto.

Selain itu secara khusus juga diberikan penghargaan dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bupati Bojonegoro, Lamongan, dan Blora atas program-programnya yang sangat inovatif dan inspiratif terhadap pembangunan desa. 

Bahkan mampu mewarnai pembangunan di tingkat provinsi hingga nasional. Semoga awarding ini bermanfaat dan sesuai harapan kita bersama.

Tantangan besar kita hari ini bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga menjaga literasi digital masyarakat. Sayangnya, survei Kementerian Komdigi menunjukkan bahwa lebih dari 60 persen masyarakat Indonesia pernah terpapar hoaks, terutama lewat media sosial.

Inilah yang menjadi tantangan media mainstream seperti Radar Bojonegoro. Meski berita yang kami sajikan sudah terverifikasi, kami harus bersaing dengan informasi instan yang kadang menyesatkan.

Karena itu, kami memilih strategi multiplatform. Tidak hanya cetak, tapi juga digital, multimedia, hingga event organizer. Tujuannya satu: agar kebenaran tetap punya ruang, agar inspirasi tetap sampai ke hati masyarakat. Sehingga tidak keliru dalam setiap mengambil keputusan menghadapi permasalahan kehidupan yang semakin kompleks saat ini.

Jawa Pos Radar Bojonegor di usia 26 tahun ini, bertekad menjadi media progresif. Yaitu berpihak pada masyarakat, termasuk masyarakat desa sebagai ujung tombak pembangunan dan pemerataan.

Kedua, menjadi mitra strategis pemerintah. ‘’Bukan hanya mengkritisi, tapi juga memberi solusi, menjadi ruang dialog yang sehat. Serta membangun literasi publik, agar masyarakat Bojonegoro, Lamongan, dan Blora bisa menjadi masyarakat yang positif, cerdas, dan tidak mudah terjebak hoaks,’’ tegasnya.

Jawa Pos Radar Bojonegoro tidak ingin hanya menjadi saksi perjalanan Kabupaten Bojonegoro, Lamongan, dan Blora. Tetapi juga bagian dari sejarah besarnya. Ingin terus menjadi teman perjalanan masyarakat, membangun optimisme, dan menjaga semangat perubahan, dengan semakin memantapkan kolaborasi dan terus menginspirasi.

Dikonfirmasi terpisah, Bupati Bojoneoro  Setyo Wahono memastikan siap hadir untuk menyukseskan Radar Bojonegoro Awards yang bakal digelar malam ini. ‘’Siap hadir (Radar Bojoneoro Award), terobosan luar biasa Radar Bojonegoro untuk terus menginspirasi warga,’’ katanya.

Sementara itu, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menilai Radar Bojonegoro memberikan penghargaan untuk desa sangat bagus. ‘’Seperti yang disampaikan Presiden Prabowo, penggerak ekonomi nasional itu dari desa, petani dari desa,’’ tuturnya

Bupati Blora Arief Rohman mengapresiasi langkah Radar Bojonegoro dalam menginisiasi acara tersebut. Sebab, langkah inovatif dari Mas Arief senada dengan program Jawa Pos Radar Bojonegoro Awards ‘’Di Blora, langkah desa-desa dalam hal pertanian mulai inovatif. Apalagi soal ketahanan pangan, Blora sudah tidak diragukan lagi,’’ jelasnya

Ketua Asosiasi Kepala Desa Bojonegoro Sudawam menegaskan, langkah yang diambil Radar Bojonegoro untuk menggerakkan desa dengan memberikan penghargaan sangat tepat untuk mendorong percepatan pembangunan daerah.

Karena, kalau semua desa sejahtera, otomatis pemerintah daerahnya ikut sejahtera.

‘’Radar Bojonegoro selalu menginspirasi, bukan hanya mengkritisi. Tapi juga menawarkan solusi,’’ kata Kepala Desa Pelem, Kecamatan Purwosari itu.

Ketua AKD Lamongan, Saptaya Nugraha Duta sangat mendukung dan mengapresiasi acara Anugrah Desa Inspiratif Jawa Pos Radar Bojonegoro Awards 2025.

''Ini tentu memberikan motivasi bagi para kades yang ada di Lamongan untuk berbuat yang lebih baik,'' ujar Nugraha, sapaannya.

Dia berharap ke depan seluruh kades terus berinovasi sesuai dengan potensi dan kemampuan desanya masing-masing.

''Terima kasih Jawa Pos Radar Bojonegoro karena selama ini membantu kami memberikan informasi, serta mengupas kesulitan yang dialami masyarakat, misalnya terkait pupuk dan lain sebagainya,'' ungkap Kades Sidorejo, Kecamatan Deket tersebut.

Ketua Asosiasi Pemerintah Desa seluruh Indonesia (Apdesi) Jawa Tengah, Agung Heri Susanto sepakat dengan langkah Radar Bojonegoro.

Sebab, ini sebagai langkah untuk menonjolkan potensi dan sisi inspiratif desa. ‘’Jadi desa-desa yang punya potensi dari segi apapun bisa jadi highlight tersendiri,’’ ujarnya.

Ia juga mengatakan, dengan langkah ini juga untuk mengedukasi para pemerintahan desa agar lebih komunikatif dan terbuka dengan pihak-pihak lainnya. Salah satunya dengan pers. ‘’Seharusnya memang harus terbuka dengan siapapun. Gak perlu takut dan tertutup. Apalagi dengan pers. Dengan pihak manapun juga harus terbuka. Harus komunikatif dan terbuka dalam menjalankan pemerintahan desa,’’ jelasnya. (ewi/hul/rka/ind/msu)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#stakeholder #pemerintah desa #Desa #penghargaan #inspiratif #anugerah #motivasi #radar bojonegoro #pemerintah #pembangunan #radar bojonegoro award #Setyo Wahono #lamongan #apresiasi #blora #Jawa Pos #jawa pos radar bojonegoro