RADARBOJONEGORO,JAWAPOS.COM– Khoirul Abidin, warga Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban meninggal dunia di Jalan Raya Bojonegoro-Cepu, tepatnya di bawah Flyover Lapangan Minyak dan Gas Banyu Urip, di Kecamatan Gayam.
Pria berusia 19 tahun itu tewas di lokasi kejadian setelah truk yang dikemudikannya nopol S 8683 HO, menyeruduk truk parkir nopol H 8165 GQ yang dikemudikan Samuji, 43.
Peristiwa yang berlangsung Kamis (22/5) sekitar pukul 00.15 dini hari itu menambah daftar panjang kecelakaan maut di wilayah hukum Polres Bojonegoro.
Menurut Kanit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Bojonegoro Ipda Septian Nur Pratama, kecelakaan sama-sama melibatkan dua truk bak Mitsubishi, yakni nopol S 8683 HO yang dikemudikan Mochamad Khoirul Abidin, 19, berjalan dari arah timur ke barat.
‘’Namun, saat tiba di lokasi kejadian, kendaraan tersebut oleng ke kanan diduga karena pengemudi mengantuk,’’ katanya kepada Jawa Pos Radar Bojonegoro.
Ipda Septian melanjutkan, pada saat yang sama, truk Mitsubishi nopol H-8165-GQ yang dikemudikan Samuji, 43, sedang parkir di utara jalan menghadap ke barat.
Karena jarak sudah dekat, kecelakaan tidak dapat dihindari. ‘’Akibat kecelakaan tersebut, Moch. Khoirul Abidin mengalami luka parah dan meninggal dunia di tempat kejadian,’’ bebernya.
Berdasarkan identitas yang dikantongi petugas, korban laka yakni Mochamad Khoirul Abidin, warga Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban. Sementara, Samuji, warga Kecamatan Krandenan, Kabupaten Grobogan.
Kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan mengalami kerusakan material. Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kejadian tersebut. (dan/msu)
Editor : Muhammad Suaeb